Tahanan Rutan Medaeng Meninggal

Potretkota.com – Machfut (28), tahanan Rutan Klas 1 Medaeng Surabaya, meninggal dunia di Dr Soetomo Surabaya. Tahanan narkoba dipulangkan di kediamannya, Jalan Tambak Wedi Surabaya.

Kepala Rutan Klas 1 Medaeng, Bambang Haryanto membenarkan terdakwa Machfut kasus narkoba, meninggal dunia setelah dirawat 1 minggu di RS Dr Soetomo Surabaya. “Memang benar meninggal tapi di RS. DR. Sutomo Surabaya, sedang dalam perawatan sudah 1 mingguan, bukan didalam Rutan,” terangnya, Jum’at (11/5/2017) sore.

Informasinya, Machfut lantaran luka dalam yang diderita. Namun, hal tersebut ditepis Bambang. “Sakit TB mas, Disini tidak ada penyiksaan,” tegasnya.

Sementara, Maisahro (50) membenarkan jika terdakwa Machfut meninggal dunia, setelah dirawat inap Dr Soetomo Surabaya. “Anak saya mendekam dipenjara sudah 8 bulan ini. Anak Saya (Machfut) Sempat dirawat di RS Dr Soetomo, sakit Paru-paru,” akunya.

Dijelaskan dalam dawaan, Machfut dan terdakwa I Surya Hermawan, Selasa (4/10/2016) sekira pukul 09.00 Wib membeli sabu di Hidayatul Furdaus, dengan harga paket Rp 200 ribu.

Anggota Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapati informasi tersebut, lalu melakukan penyelidikan dan kemudian melakukan penangkapan terhadap terdakwa beserta bandarnya. Machfut dan Surya akhirnya dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (SA)

Share This :
Facebook Twitter Google Plus WhatsApp

Related posts