Bongkar Kecurangan SPBU Coco Pertamina 51.601.77

Potretkota.com – Mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU harus teliti. Hati-hati, meski jadi percontohan atau mitra Pertamina, tidak menjamin BBM yang masuk dikendaraan mengalami kecurangan.

Kecurangan tersebit dialami Saiful alias Ipung, warga Donokerto Surabaya, pemilik kendaraan Yamaha Vega tahun 2006 nopol L 4140 NJ. Menurutnya saat melakukan pengisian BBM jenis Pertamax, di SPBU Coco Pertamina no 51.601.77 di Jl Dr Soetomo No 87 – 89 Surabaya ini, dalam pengisiannya tidak sesuai tera.

Kecurangan dimaksud, seharusnya kendaraan miliknya memiliko kapasitas max 4,2 liter ini. Namun saat pengisian menjadi 5,070 liter.

Salah satu karyawan SPBU Coco Pertamina No 51.601.77, mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Saya engga tau kenapa?” katanya, ditirukan korban Ipunk, Senin (29/5/2017).

Aneh, motor bebek standart isinya BBM sampai 5 liter lebih.

Dikonfirmasi atas kecurangan ini, Umar Kepala SPBU Coco Pertamina No 51.601.77 menolak kalau tempat kerjanya disebut melakukan kecurangan. “Kalau dicek pakai tangki motor tidak bisa, karena tidak disahkan oleh pihak Badan Metrologi,” ucapnya, Rabu (31/5/2017).

Bagi Umar, pengecekan atau pembuktian dilakukan dengan alat khusus, Bejana Tera. “Bejana Tera sudah menjadi alat ukur yang sah dan legal,” dalihnya pada Potretkota.com.

Untuk diketahui, Ipung pekerja media Potretkota.com usai melakukan tugas peliputan investasi Limbah dikawasan Wonokromo, melakukan pengisian BBM jenis Pertamax di SPBU Coco Pertamina no 51.601.77.

Dalam pengisian motor Yamaha Vega nopol L 4140 NJ, yang seharusnya Max 4,2 liter, namun waktu diisi di SPBU tersebut melebihi kapasitas. Total tangki Full yang dibeli 5,070 liter, dengan harga Rp. 41.828. (SA)

Share This :
Facebook Twitter Google Plus WhatsApp

Related posts