Pakar Hukum Unair: SPBU Coco Pertamina Melanggar Hukum

Potretkota.com – Dugaan kecurangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Coco Pertamina No 51.601.77, Jl Dr Soetomo No 87-89 Surabaya, disebut Pakar Hukum Unair I Wayan Titib Sulaksana melanggar hukum.

Pelanggaran dimaksud yakni, melanggar Undang-Undang No. 8 Tahun 2009 tangang Perlindungan Konsumen dan telah melakukan pencurian BBM.

“Oknum yang melakukan kecurangan, telah melakukan pencurian BBM. Pengusaha SPBU harus bertanggungjawab karena kurang kontrol atau diduga ada kerjasama dengan pelaku. Pelanggaran Pasal 362 KUHP dan Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP untuk pengusahanya,” kata Wayan, pada Potretkota.com, Jum’at (2/6/2017).

Wayan juga menilai, tidak tepat bila pihak SPBU menolak tes atau pembuktian lewat tangki motor konsumen, yang merasa dirugikan. “Lho tidak tepat untuk perlindungan konsumen,” paparnya.

Dijelaskan kecurangan ini terungkap saat Saiful alias Ipung, warga Donokerto Surabaya, pemilik kendaraan Yamaha Vega tahun 2006 nopol L 4140 NJ membeli BBM jenis Pertamax, di SPBU Coco Pertamina no 51.601.77 di Jl Dr Soetomo No 87 – 89 Surabaya.

Menurut Ipung, seharusnya kendaraan miliknya memiliki kapasitas max 4,2 liter ini. Namun saat pengisian menjadi 5,070 liter. Salah satu karyawan SPBU Coco Pertamina No 51.601.77, mengaku tidak mengetahui hal tersebut. “Saya engga tau kenapa?” katanya, ditirukan korban Ipunk, Senin (29/5/2017).

Dugaan kecurangan pengisian di SPBU Coco Pertamina no 51.601.77 di Jl Dr Soetomo No 87-89 Surabaya, juga telah ditanggapi Humas Pertamina MOR V, Heppy Wulansari. Pihaknya mengaku akan lakukan sidak dilapangan. “Nanti akan konfirmasi dan cek lapangan,” ujar Heppy, pada Potretkota.com, Selasa (30/5/2017). (SA)

Share This :
Facebook Twitter Google Plus WhatsApp

Related posts