21 Perguruan Silat Rebutkan Piala Wali Kota

21 Perguruan Silat Rebutkan Piala Wali Kota

Potretkota.com - 421 pesilat dari 21 perguruan silat di Surabaya mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Surabaya 2018. Kejuaraan ini digelar di Hall Kampus Institut Tehnologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), 10-13 Mei 2018.

Kejuaraan yang digelar Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya ini merupakan agenda tahunan Pengkot IPSI Surabaya.

Ketua Umum Pengkot IPSI Surabaya Bambang Haryo mengatakan, kejuaraan ini untuk mencari pesilat-pesilat Surabaya yang berpotensi dan mampu diandalkan di kejuaraan-kejuaraan tingkat daerah maupun nasional. Selain itu,untuk persiapan Kejuaraan Pencak Silat Pelajar 2018 dan Persiapan Pekan Olah Raga Provinsi Jatim (Porprov) 2019.

"Kami (Pengkot IPSI Surabaya, red) berharap kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet/pesilat Surabaya yang handal yang nantinya bisa membawa nama harum kota Surabaya maupun Jatim, bahkan Indoneisa," ujar Bambang Haryo ini.

Dia mengatakan,tujuan dari kejuaraan ini sebagai wujud pembinaan yang telah ikut melestarikan dan mengembangkan budaya pencak silat di kalangan masyarakat kota Surabaya. “Sebagai ajang pembinaan berkesinambungan bagi para pesilat usia remaja dan dewasa, sebagai aset pesilat handal di masa mendatang, dan sebagai pembentukan tim pencak silat Surabaya dalam menghadapi kejuaraan-kejuaraan,” terang anggota DPR RI ini.

Bos kapal ini sangat mendukung ide tersebut, bidang organisasi juga telah menyiapkan penghargaan bagi perguruan, pelatih dan atlet yang berprestasi, dan akan memberikan sanksi bagi perguruan yang tidak aktif berkegiatan, termasuk keikutsertaan dalam kejuaraan yang diadakan oleh IPSI Surabaya.

Sementara Plt Ketua PSHT Cabang Surabaya, Maksum Rosadin mengatakan, pada kejuaraan ini Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Surabaya menerjunkan 37 pesilat. "Tahun lalu kita hanya juara umum kedua. Juara umum satunya adalah Perguruan Tapak Suci. Tapi tahun ini kita berharap jadi juara umum satu," tandasnya. (AH)

Oknum Kejari Bangil Diduga Terima Suap Rp 500 Juta
Tanggal 10 Mei, Khofifah-Emil Klaim Libur Kampanye