3 Pemabuk Cukrik Pacar Keling Tewas

3 Pemabuk Cukrik Pacar Keling Tewas

Potretkota.com - Diduga usai menenggak minuman keras oploasan jenis cukrik, tiga peminum asal Pacar Keling 4, Tambaksari Surabaya tewas. Mereka adalah Totok Pramuji (48), Wahyudi (52), dan Samsul hidayat (28).

Hariandri, Ketua RT 03, RW 12, Pacar Keling 4, Tambaksari Surabaya mengatakan, bahwa ketiga korban merupakan teman lama. "Sebelum ketiga korban meninggal itu, diduga karena minuman arak, dan informasi dari warga saya, mereka habis minum pada Sabtu malam," katanya, pada Potretkota.com, Minggu (22/4/2018).

Sementara, salah satu keluarga korban membantah tewasnya Totok karena minuman keras. "Sebelumnya korban sudah sakit liver, namun saat itu korban ditawari oleh rekannya, dan hanya beberapa sloki saja, penyakitnya kambuh lagi," singkat Melia selaku kakak korban.

Karena adanya hal tersebut, Kapolsek Tambak Sari Surabaya, Kompol Prayitno akan melakukan penyelidikan lebih dalam, dan menelusuri dimana minuman tersebut dibeli oleh korban. "Korban meninggal diduga karena miras ini. Kita akan menyelidiki lebih dalam, salah satu korban masih diotopsi. Kalau sudah dipastikan karena miras, kami akan menelusuri dimana dan siapa penjualnya," terangnya pada Potretkota.com.

Dugaan ini menguat lantaran saat diperiksa ditemukan dua botol miras yang dibuang disampah. "Ini tadi kita periksa, kita temui 2 botol miras disampah," pungkas Kompol Prayitno.

Untuk diketahui, pada hari Sabtu (21/4/2018) ketiga korban tersebut berpesta miras di pinggir Jalan Indrakila Surabaya (sampah-sampah). Kemudian pada hari Minggu dini hari jam 03.00 Wib (pagi) korban Totok Pramuji meninggal. Sedangkan kedua korban lainnya yakni Wahyudi dan Samsul meninggal sekitar jam 12.00 Wib.

Terpisah, Camat Tambak Sari Surabaya, Ridwan Mubarun menyesalkan warganya tewas akibat minuman keras. Ia menghimbau jika menemukan masyarakat Tambaksari sedang mabuk-mabukan, dihimbau agar melaporkan ke polisi, telp ke (031) 112 atau 110.

"Setelah ini kita akan kordinasi dengan tokoh masyarakat, RW dan RT untuk menghindari meminum-minuman keras apalagi minuman kerjas oplosan. Peristiwa ini bisa dijadikan suatu pelajaran dan akan mengambil hikmahnya atas musibah ini," papar Ridwan Mubarun. (Am)

Seminar DKJT tentang Pemajuan Kebudayaan
Tim Unesa Rebut Juara Floorball Cup