425 Gaji Pegawai RSUD Dr. Soetomo Dicicil

425 Gaji Pegawai RSUD Dr. Soetomo Dicicil

Potretkota.com - Pegawai Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo terdiri dari honorer, Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun dokter. Tugasnya pun berbeda-beda, mulai customer servise, adminitrasi, perawat, dokter, dan sebagainya. Namun, baru-baru ini, beberapa pagawai mengeluhkan soal gaji yang dibayarkan tiap bulan.

Sumber Potretkota.com menyebut sekitar 425 gaji pegawai rumah sakit plat merah milik Pemprov Jawa Timur berfariasi. Gaji bulanan yang biasa ia dapatkan full Rp 4.600.000. Namun, hingga pertengahan bulan Febuari 2018, ia hanya mendapat uang transfer minimum yang dibayar secara bertahap.

“Akhir bulan Januari (2018) dapat transfer dari perusahaan kurang lebih Rp 220 ribu. Setelah itu managemen diprotes, dan setelah ada mediasi, awal bulan Februari ditambahkan Rp 500 ribu,” kata sumber Potretkota.com baru-baru ini, sembari menunjukkan bukti catatan prin out buku tabungan miliknya.

Beberapa sumber Potretkota.com mengaku kecewa dengan sistem yang ada. Salah satunya menyebut, menduga uang yang tak terbayar sudah digelapkan ataupun dipakai untuk keperluan oknum. Namun ia tak peduli asal uang bulanan tetap kembali dibayar. “Janjinya tanggal 27 Febuari nanti diselesaikan,” aku sumber wanti-wanti namanya tidak dionlinekan.

Sementara, Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr Soetomo, dr Harsono membantah belum membayar gaji pegawai. Menurutnya tidak ada penggelapan, namun ada kesalahpahaman. “Engga bener kalau digelapkan. Hanya saja mekanismenya dirubah, dan masih dilakukan penilaian kinerja dalam satu bulan,” bantahnya pada Potretkota.com, Kamis (15/2/2018).

Menurut Harsono, pemotongan biasa dilakukan managemen RSUD Dr. Soetomo jika ada pegawai Graha Amerta yang sudah hutang pada koperasi. “Pemotongan gaji biasa karena ada hutang koperasi. Kalau tidak punya ya tidak. Gaji tetap dibayar awal bulan,” katanya.

Masih Harsono, insentif remunerasi yang semula dibayar awal bulan, akan dibayarkan akhir bulan. “Tanggal 27 Febuari itu inseftif remonnya. Kerja Januari pembayaran bulan Februari,” paparnya.

Hal tersebut juga disampaikan Ari bagian keuangan Graha Amerta RSUD Dr. Soetomo. “Kalau gaji pokok Rp 2,5 juta. Lebihnya itu inseftif kinerja,” tambahnya.

Ari menyebut, perubahan ini berlaku tahun 2018. “Jika sebelumnya tahun 2017 inseftif kinerja dibayar awal bulan. Namun tahun 2018 untuk inseftif kinerja dibayar per tanggal 27. Khusus bulan Desember pembayaran inseftif didepan karena tutup tahun,” pungkasnya. (Am)

Pembunuh Anggota PSHT Dituntut 10 Tahun Penjara
Staf Bank Darah RSUD Dr. Soetomo Marahi Pasien