Anggota DPRD Surabaya Sepakat Kenaikan BPJS

Anggota DPRD Surabaya Sepakat Kenaikan BPJS

Potretkota.com - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Tjutjuk Supariono sepakat dengan kenaikan BPJS. Namun, hal itu tidak untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan bagi peserta mandiri kelas III.

Menurutnya, mendukung langkah Pemerintah untuk menaikan BPJS. Alasannya, karena BPJS selama ini sudah banyak menanggung beban tanggungan pembiayaan peserta BPJS yang menunggak pembayaran BPJS. Namun, kenaikan itu terbatas pada peserta kelas 1 dan kelas 2 saja. Sedangkan untuk kelas 3, ia katakan tidak perlu.

"Kita tidak keberatan jika naik akan tetapi fasilitas yang diterima masyarakat harus lebih baik. Dan, menenurut kami kelas 3 jangan dinaikan akan tetapi untuk kelas 2 dan 1 sangat mungkin dinaikan," kata Tjutjuk pada Potretkota.com, Kamis (9/1/2020) kemarin.

Caranya bagaimana agar PBI pesert kelas 3 tidak dinaikan. Menurutnya, BPJS ketenagakerjaan dinaikan. Rasionalisasi itu, sangat mungkin apabila untuk BPJS Ketenagakerjaan yang disunatkan dari gaji buruh itu dinaikan. Dan, itu sangat mungkin juga katanya, dari kenaikan peserta kelas 1 dan kelas 2 bisa menyokong untuk PBI mandiri kelas 3.

"Juga BPJS Kesehatan perusahaan untuk iuran gaji 150% diatas UMR dinaikan agar bisa membantu teman yang di BPJS mandiri kelas 3 turut terbantu.juga kita meminta BPJS untuk kelas 2 dan 1 mungkin lebih simple tinggal menunjukkan kartu seperti asuransi swasta. Dengan menggandeng instansi pemerintah yang lainnya untuk menegak aturan tersebut pada perusahan-perusahaan agar benar-benar dilaksanakan," jelas Tjutjuk.

Lebih lanjut, anggota dewan dari PSI itu meminta kepada BPJS, supaya dalam melaksanakan tugasnya yaitu, memberikan pembayarannya pada pihak rumah sakit tepat waktu. Sehingga, rumah sakit dan poli pun dapat memberikan pelayanan dengan baik pada pasien yang ikut kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Kepada BPJS sendiri kami minta agar lebih tepat waktu dalam memberikan pembayaran kepada pihak rumah sakit dan poli agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik. seyogyanya juga fasilitaa direksi BPJS juga jangan naik agar tidak tambah menjadi beban BPJS," pungkas Tjutjuk. (Qin)

Pengacara Desak Polisi Tuntaskan Kasus Jatisari
TNI, Polisi dan OPD Tanam Pohon di Lereng Arjuno