Bawaslu Jatim Akan Proses Politik Uang Farid Alfauzi

Bawaslu Jatim Akan Proses Politik Uang Farid Alfauzi

Potretkota.com – Bermasa Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur meakukan Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Jawa Timur tahun 2018. Namun deklarasi ini sepertinya tak didengar oleh salah satu Calon Bupati (Cabup) Bangkalan.

Para Kepala Desa (Kades) dirumah pasangan calon Bupati Bangkalan 2018-2023, Farid Alfauzi, Galaxy Bumi Permai kecamatan Sukolilo Surabaya, masing-masing medapat uang Rp 10 juta. Diantaranya, Kades Pesanggrahan Kwanyar, Kades Gili Timur Tajungan Kecamatan Kamal, dan Kades Martajesah Bangkalan. Karena takut mendapat imbalan (money politik), mereka berinisitif melaporkan kepada panwaskab Bangkalan.

Mendapati hal tersebut, Ketua Panwaskab Bangkalan Ahmad Mustain Saleh pihaknya sudah menerima laporan beserta barang bukti dan saksi. Menurut dia, secara formal dan material sudah memenuhi syarat. “Tanda terimanya sudah kami berikan. Karena ini menjurus pada pelanggaran pidana, kami harus melakukan koordinasi pihak kepolisian maupun pihak Kejaksaan,” katanya pada wartawan baru-baru ini.

Sementara, Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim Aang Kunaifi, S.H, M.H pada Potretkota.com mengaku akan memproses jalur pidana. "Pemberian uang untuk mengarahkan dukungan untuk memilih ada penentuan pidananya.," akunya usai acara media gathering di kantor KPU Jatim, Jl Tenggilis No 1 Surabaya, Senin (19/2/2018).

Menurut Aang, barang bukti sudah diserahkan pelapor ke Panwaslu Bangkalan, sekitar Rp 40 juta. "Nanti informasinya, kita masih belum menerima informasi lengkap dari Panwaslu Bangkalan. Nantilah kita lihat dulu, kita masih belum tahu pasti dan masih proses," pungkas Aang.

Terpisah, pada wartawan Farid Alfauzi membantah semua yang dituduhkan. ” Tidak benar soal uang itu,” tegasnya, jika rumahnya di Surabaya terbuka untuk umum. (Am)

Forki Jatim Serius Cetak Karateka Handal
PMII Blokir Jalan Tolak UU MD3