Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Rp 2 M

Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Rp 2 M

Potretkota.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Type Madya Pabean A Pasuruan melakukan pemusnahan barang bukti hasil penindakan di tahun 2019 dan 2020. Pemusnahan barang ilegal berupa rokok dan minuman yang berpotensi merugikan negara, dilakukan didepan kantor halaman Bea Cukai.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan Hannan Budiharto menjelaskan, adapun akibat rokok dan minuman ilegal, kerugian negara ditahun 2019 mencapai Rp 2 miliar. Yaitu barang ilegal berupa 4 juta batang rokok jenis SKM. Lalu 121 ribu batang rokok jenis SKT. Kemudian 812 botol MMEA berbagai merk dan 224.064 keping pita cukai palsu.

Sedangkan kerugian negara ditahun 2020 mencapai 11 miliar. Yang menjadi penyebabnya barang ilegal berupa 11 juta batang rokok jenis SKM. Lalu 64 ribu batang rokok jenis SKT. Kemudian 254 botol MMEA berbagai merk palsu.

"Kesemua barang-barang tersebut akan kami musnahkan. Dilain sisi dari jumlah 53 kasus tersebut, 7 kasus kami tetapkan sebagai tersangka, kemudian diteruskan ke penyidikan sampai ke pengadilan. Sampai saat ini, masalahnya berjalan proses penyidikan," ungkap Hannan.

Kemudian barang yang belum ada ijinya nanti kita musnahkan berikutnya di tahun 2021. Saat ini pemusnahan barang bukti, dilalukan secara simbiolis. "Karena kalau kita musnahkan semuanya bisa dua hari baru bisa selesai. Jadi nanti barang-barang lain akan dimusnakan urator di daerah Nglawang dengan dilakukan pengawasan dan dilengakapi dokumentasi serta CCTV," tambah Hennan.

Mengenai dampak adanya musim pendemi ini, membuat rokok ilegal semakin banyak. Sehingga berdampak kejadian berupa perubahan pola konsumsi dari rokok mahal ke rokok murah. "Oleh karenanya mereka atau seseorang mencari ke rokok ilegal. Dampaknya peredaran rokok ilegal meningkat. Sehingga terpaksa kami lakukan penindakan," pngkas Hannan. (Mat)

Notaris Devi Chrisnawati Didakwa Penipuan
Pemilik Home Industri Sabu Dihukum 6,5 Tahun