BNNP Jatim Bongkar Home Industri Sabu Semarang

BNNP Jatim Bongkar Home Industri Sabu Semarang

Potretkota.com - M. Choirun Nasirin, pemain Liga 2 asal Sidoarjo ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Penjaga gawang dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ini ditangkap bersama mantan Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Jakarta Utara Dedi A Manik dan sopirnya Novin Ardian asal Kendal serta Eko Susan Indarto mantan pemain Persela Lamongan.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Arief Darmawan saat jumpa pers mengaku, salah satu yang ditangkap mengedarkan dan memproduksi sau-sabu di wilayah Mijen-Semarang. Pelaku pesebakbola lain hanya menjadi pembeli.

“Sabu tersebut diproduksi dan diedarkan oleh Manik. Sementara Choirun dan Eko merupakan pembelinya,” kata Arief Darmawan, Senin (18/7/2020).

Dari penangkapan, total barang bukti yang disita yaitu tujuh paket paket narkotika jenis methapetamine, yang masing-masing di beri tanda sebagai berikut; 1030 gram, 1032 gram, 1033 gram, 1030 gram, 1032 gram, 107 gram dan 55 gram. Berat totalnya, 5319 gram bruto.

Kemudian disita juga dua kartu ATM, delapan ponsel, satu sepeda motor, mobil Inova warna gold H-9314-AW, satu timbangan digital, empat kompor listrik, dua jerigen Asetone 30 liter, dua botol HCL 5 liter, enam gelas ukur, beberapa tabung tupperware, panci kecil, keranjang plastik, lima galon campuran prekusor, dua termometer stick dan satu kertas lakmus ph indikator.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 129 huruf a dan huruf d juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Menurut Arief Darmawan, penangkapan berawal ada informasi masyarakat ada peredaran sabu di sekitar Buduran Sidoarjo dan kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan tim intelijen.

Setelah pendalaman ternyata diperoleh fakta-fakta yang mengindikasikan adanya transaksi narkotika jenis methapethamin yang dilakukan Nasirin. Pelaku kemudian dikuntit, menuju Hotel di kawasan Sedati, Sidoarjo. Ternyata, Nasirin menemui seseorang dan bergabung dalam kamar 130.

Nasirin kepada BNNP Jatim mengaku sabu diperoleh dari Manik. Setelah digelandang, terungkap adanya clandestine laboratory di wilayah Mijen, Semarang, cluster Graha Taman Pelangi C3 No 3. (Tio)

Partai Nasdem Bagikan Ribuan Sembako di Pasuruan
Perawat Ari Puspita Sari Meninggal Positif Corona