Bom 2 Kali Meledak di Polrestabes Surabaya

4 Tewas, 10 Luka-luka

Bom 2 Kali Meledak di Polrestabes Surabaya

Potretkota.com - Belum kering air mata warga Surabaya terkait aksi bom bunuh diri di tempat gereja kawasan Surabaya, Mapolresabes Surabaya tidak luput dari sasaran aksi terorisme, Senin (14/5/2018).

Sekitar jam 8.50 Wib, pintu masuk penjagaan Polrestabes Surabaya meledak. Ledakan berasal dari warga Jalan Krukah Selatan XIB, Surabaya, yang melakukan aksi bunuh diri. Mereka adalah pasangan suami istri TM dan TE yang mengendarai motor L 5539 G,, sedangkan anaknya MDAM (18) dan MDS (14) mengendarai motor L 6629 HF. AAP (7) salah satu anak teroris berhasil selamat dari ledakan bom bunuh diri.

“Ini satu KK (Kartu Keluarga), seharusnya pelakunya lima, tapi satu masih kecil yang ditaruh di depan terpental dan selamat,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian diamini Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin.

Dari rekaman video yang beredar, paska terjadi dua kali ledakan di depan gerbang pintu Polrestabes Surabaya Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton terlihat memopong seorang anak perempuan yang selamat dari peledakan tersebut.

Akibat ledakan tersebut, Bripda M Taufan, Bripda Rendra, Aipda Umar, dan Briptu Dimas Indra jadi korban dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Sedangkan korban lain yakni, Atik Budi Setia Rahayu, Raden Aidi Ramadhan, Ari Hartono, Ainur Rofiq, Ratih Atri Rahma dan Eli Hamidah.

Menurut Tito, kelompok yang melakukan aksi di Polrestabes Surabaya merupakan kelompok aksi di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018), jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD).

“Mengapa mereka melakukan aksi ini? Karena pimpinan mereka ditangkap. Instruksi juga dari ISIS sentral di Suriah," pungkasnya. (Tio)

Muaythai Jatim Bersiap Ikuti Kejurnas dan PON 2020
Kotak Mencurigakan, Warga Sukomanunggal Semburat