Bos LBB ESC Keny Erviati Diganjar 1,5 Tahun Penjara

Bos LBB ESC Keny Erviati Diganjar 1,5 Tahun Penjara

Potretkota.com - Terbukti otak kasus UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 54 Surabaya, Keny Erviati akhirnya divonis 1 tahun 6 bulan penjara.

"Menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara terhadap terdakwa Keny Erviati, dan hukuman 1 tahun penjara terhadap terdakwa Imam Soetiono serta Teguh Kartono," terang Ketua Majelis Hakim Sifa Urosidin, di ruang Sari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (24/9/2018).

Dengan putusan tersebut hakim menilai para terdakwa terbukti salah melanggar Pasal 46 ayat 2 jo Pasal 30 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Mendengar putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, mengatakan pikir-pikir. "Pikir-pikir majelis," katanya, dipersidangan, diikuti terdakwa Keny, Imam dan Teguh.

BACA JUGA: Kepala Sekolah Keny Erviati Dituntut 3 Tahun Penjara

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa, ang sebelumnya menuntut terdakwa pemiik LBB Excellent Study Club (ESC) dengan hukuman 3 tahun penjara. Sementara Imam dan teguh masing-masing dituntut 1 tahun 6 bulan penjara.

Diketahui, Keny ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti menjadi otak atau orang yang menyuruh anak buahnya yakni Imam dan Teguh untuk melakukan pembobolan server komputer UNBK di SMPN 54 Surabaya. (Tio)

Mahasiswa Jawa Timur Ingin Pemerintah Menstabilkan Rupiah
Error #2