Buntut Kriminalisasi, Bank Danamon Diserbu Pendemo

Buntut Kriminalisasi, Bank Danamon Diserbu Pendemo

Potretkota.com - Ratusan Buruh yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Buruh Jawa Timur (APBJ) bersama Serikat Pekerja (SP) Danamon melakukan long march mulai dari Monumen Pelangi hingga ke gedung Bank Danamon, di jalan Gubernur Surya, Surabaya, Senin (11/12/2017).

Afik Irwanto selaku koordinator Kontras mengatakan kami disini melakukan aksi atas dasar ada dugaan kriminalisasi terhadap Ketua Umum Muhammad Afif dan Sekjen SP Abdoel Moedjib, oleh Diskrimsus Polda Metro Jaya.

Demo kali ini, APBJ melakukan treatikal zombi, yang menggambarkan korban PHK oleh Pengusaha. Hampir terjadi bentrokan antara petugas kepolisian dan pendemo, lantaran uneg-uneg para pendemo terhambat.

"Pihak Bank Danamon congkak tak mau menemui," teriak salah satu pendemo.

Setelah dipaksa oleh ratusan massa, akhirnya pendemo masuk ke dalam halaman. Namun, pihak Bank Danamon menolak hadirnya wartawan saat mediasi. Pihaknya hanya mau menemui perwakilan pendemo saja.

Menurut Afik, dalam mediasi hari ini dengan pihak manajemen Bank Danamon, para perwakilan pekerja meminta untuk segera menghentikan kriminalisasi dan membebaskan Afif dan Moedjib.

"Dalam waktu 3 hari kedepan adalah deadline yang kita berikan. Jika dalam waktu itu tidak di penuhi maka kita akan melakukan gerakan kembali untuk menekan lebih keras kepada pihak Bank Danamon. Dan kita akan segera melakukan laporan balik", tegas Afik.

Untuk diketahui, kriminalisasiini berawal dari adanya pelanggaran norma ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Bank Danamon diantaranya PHK sepihak, PKWT, upah lembur loyalitas. Pihak SP sudah melakukan upaya perundingan bipartit namun pihak manajemen tidak ada itikad baik justru melakukan serangan balik terhadap Pengurus. (Tok)

 

Jaringan Listrik Dusun Kedung Dendeng Jombang Diresmikan
Gerindra Usung La Nyalla di Cagub Jatim 2018