Dibakar Cemburu, Matnadin Bunuh Tetangga Sendiri

Dibakar Cemburu, Matnadin Bunuh Tetangga Sendiri

Potretkota.com - Matnadin (55) warga Wonosari Wetan diseret di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, karena membunuh tetangganya sendiri, Alm Achmad Suhadi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, dalam sidang menghadirkan saksi MF (15) Anak korban dan Hurairah.

Hurairah menjelaskan, saat itu ia pulang dari pasar ternyata ada ramai-ramai. Dan saat itu pula melihat korban sudah tidak bernyawa karena ditemukan luka pada bagian tangan dan dada.

"Alm tidak sempat dibawah ke rumah sakit karena meninggal di halaman rumahnya," katanya saat berada di Ruang Tirta 2 PN Surabaya, Kamis (18/2/2021) secara online.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakawaan pada bulan Januari 2019, pada saat terdakwa Matnadin bin Rasmidin pulang minum kopi akan masuk dalam kamar, melihat dalam kamar istrinya sedang dengan korban Achmad Suhandi, Sedang duduk berduaan.

Melihat terdakwa masuk kamar, korban langsung keluar kamar.Terdakwa bertanya pada istrinya "Kenapa Achmad Suhandi masuk dalam kamar?" Dijawab istri terdakwa, "kesini hanya tanya kamu ada dimana".

"Kalau cuma cari aku kenapa sampai masuk ke kamar, dan berduaan sama kamu," Istri terdakwa menjawab, "tidak tahu", sehingga terdakwa marah, "Kenapa ada laki laki masuk ke kamar saya tanpa ijin saya!". Tidak ada jawaban dari istri terdakwa.

Sejak kejadian tersebut terdakwa mencari korban Achmad Suhandi, namun tidak pernah ketemu. Sambil menyimpan sakit hati dan dendam, terdakwa membeli sebilah clurit di pasar Camplong Sampang seharga Rp 100 ribu.

Kemudian terdakwa melihat korban Achmad Suhandi, Jumat 16 Oktober 2020 sekira pukul 9.30 wib sedang duduk di kursi depan rumahnya.

Seketika terdakwa mengambil clurit dalam lemari, langsung menuju tempat korban. Saat disabet clutir bagian tubuh dan tangan dan bagian perut, didekat korban ada Nurul (anak kandung korban).

Selesai menyabet korbannya dengan clurit, terdakwa lari pergi ke rumah orang tuanya di Desa Rabesan Camplong Sampang. Selanjutnya diamankan polisi hari Jumat sekira pukul 23.00 WIB. Atas perbuatannya JPU mendakwa terdakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. (Tio)

PT Pelindo III Kirim Bantuan Bencana Nganjuk
Normalisasi Sungai, Dinas PU Siapkan Rp 45 Miliar