Dwi Agus Wijaya Palak Mobil di Perempatan Babatan

Dwi Agus Wijaya Palak Mobil di Perempatan Babatan

Potretkota.com - Dwi Agus Wijaya Bin Edi Sutrisno (27) diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya lantaran melakukan pemerasan dengan mengeluarkan dan memperlihatkan alat vitalnya kepada korbanya, Annisa Nur Aziziyah Waluyo dan Alfiansyah Dhiya Ulhaq.

Dalam persidangan, Senin (16/11/2020), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi membacakan surat dakwaan yang pada intinya, terdakwa dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan disertai ancaman, juncto 281 KUHP perbuatan asusila di muka umum.

“Bahwa, kejadian yang dilakukan terdakwa di Perempatan Lampu Merah depan Royal Residen Jalan Raya Babatan Surabaya,” kata Deddy Arisandi, di Ruang Candra PN Surabaya.

Mendengar surat dakwaan, Ketua Majelis Hakim meminta agar persidangan dilanjutakan dengan tertutup.

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwaan, mobil yang ditumpangi Annisa Nur Aziziyah Waluyo dan Alfiansyah Dhiya Ulhaq digedor oleh terdakwa. Warga Jalan Keputran Panjunan III Surabaya ini, kemudian meminta uang paksa dengan alasan untuk biaya anak sekolah.

Korban kemudian memberikan uang Rp 40 ribu. Karena kurang, terdakwa Dwi Agus Wijaya sembari minta tambahan kembali menggedor pintu mobil korban. Namun, oleh korban tidak dihiraukan. Kasus pemerasan ini tak lama dilaporkan ke polisi.

Kepada polisi, terdakwa pernah ditangkap Polsek Tegalsari karena kasus yang sama 2018 lalu. (Tio)

Kyai Sidogiri Intruksikan Alumni Santri Pilih TEGAS
Bidan Aborsi Siti Malika Diganjar 2 Tahun 6 Bulan