Gabungan LSM Pasuruan Desak Kejaksaan Usut BOP

Gabungan LSM Pasuruan Desak Kejaksaan Usut BOP

Potretkota.com - Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil, Rabu (17/02/2021). Kedatanganya, mendesak agar korp adhyaksa ini mengusut dugaan korupsi Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) untuk Pondok pesantren, Madarasah diniyah (Madin) dan Taman Baca Al'Quran (TPQ) di seluruh Kabupaten Pasuruan.

Dalam praktek dugaan korupsi dana BOP yang diperuntukan untuk keagamaan ini, tidak hanya terjadi di Kota Pasuruan. Melainkan ada indikasi bancakan dana penunjang pendidikan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI, juga terjadi di Kabupaten Pasuruan. Pemotongan dana itu, kisaranya luar biasa hingga mencapai 50 persen dari bantuan yang di salurkan.

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Pasuruan Raya, Asyari telah menemukan ada sejumlah kejanggalan atas pemanfaatan bantuan tersebut. Selain dibelanjakan untuk alat protokol kesehatan (prokes) yang disediakan si koordinator, bantuan tersebut juga digunakan untuk pembangunan sarana prasarana lembaga.

“Salah satu contoh, yang kami temukan dilapangan yaitu soal laporan pertanggung jawaban (LPJ) BOP yang seragam antar lembaga penerima bantuan. Bahkan LPJ ini sudah jadi, sebelum peralatan prokes ini dibeli,” kata Asyari di kantor Kejaksaan Negeri Bangil.

Hal sama juga disampaikan oleh, Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka), Lujeng Sudarto, meminta untuk mengungkap praktek korupsi yang sistematis ini. Kejaksaan harus menelisik penggunaan bantuan sesuai peruntukkannya. “Tentunya pemotongan bantuan yang besar berimplikasi pada pemanfaatan anggaran tidak semestinya. Apalagi dengan adanya indikasi penyeragaman LPJ atas bantuan tersebut,” singkatnya.

Sementara, Kasi Intel Kejari Bangil, Jimmy Sandra, menyatakan terimakasih atas dukungan moril dari pegiat antikorupsi di Kabupaten Pasuruan. “Terkait masalah ini, saya akan melakukan penyelidikan dan menggali informasi sejak bantuan digulirkan Kemenag RI. Untuk saat ini, saya sedang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dilapangan. Kami membuka diri jika ada pihak-pihak yang memberikan dukungan,” tambahnya. (Mat)

Andri Wahyudi Sidak Bencana Desa Kepulungan
Hau Thye Joon Penjual Gerobak Jadi Pesakitan