Gelapkan Uang, Marketing Hotel Oval Dipenjara

Gelapkan Uang, Marketing Hotel Oval Dipenjara

Potretkota.com - Gelapkan uang dari pelanggannya, Yulia Wulandari Nurtiningrum marketing Hotel Oval Jl Diponegoro Surabaya oleh Jaksa Darwis dituntut 2 tahun penjara. Sehingga akhirnya Ketua Majelis Hakim Hariyanto memberikan putusan 15 bulan penjara, Senin (6/8/2018).

"Kamu dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa. Apa yang kamu minta sebelum putusan, minta seringan-ringannya atau minta dibebaskan," ucap hakim Hariyanto, memberi harapan pada terdakwa, di ruang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Mendapati hal tersebut, bukannya terakwa ingin bebas, malah ingin tetap dipenjara. "Saya enggak minta bebas, minta keringanan saja pak hakim," ujar terdakwa Yulia.

Alasan hakim menanyakan hal tersebut, karena terdakwa sudah ada etikat baik mengembalikan uang sebesar Rp 35 juta, dari total yang digelapkan Rp 228.690.000. "Ya sudah dengarkan putusan kamu, menjatuhkan hukuman selama 1 tahun 3 bulan penjara terhadap terdakwa Yulia Wulandari Nurtiningrum," jelas Hakim Hariyanto.

Mendengar putusan hakim, terdakwa Yulia menyatakan untuk pikir-pikir. "Pikir-pikir dulu majelis," ujar terdakwa.

Begitu pula dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukisno sebagai pengganti jaksa Darwis dari Kejari Surabaya, juga menyatakan pikir-pikir.

Diketahui dalam dakwaan perkara No 1425/Pid.B/2018/PN SBY, Yulia Wulandari Nurtiningrum bekerja sebagai marketing di Hotel Oval sejak tanggal 11 Oktober 2010. Tugasnya, mencari pelanggan untuk melakukan event.

Selama bekerja banyak pelanggan yang telah ikut event di Hotel Oval, diantaranya event Koni Pusat Penyelenggaraan Fulboard Meeting yang dilaksanakan pada tanggal 12-14 Okotber 2017 dengan pembayaran sebesar Rp. 87.540.000. Disnakertrans Penyelenggaraan Fulboard Meeting tanggal 07-10 November 2017 dengan pembayaran sebesar Rp. 45 juta. Event wedding tanggal 16 Desember 2017 Rp 17.150.000, Event wedding tanggal 6 Januari 2018 Rp 74 juta, dan event reuni tanggal 14 Januari 2018 dengan pembayaran sebesar Rp. 5 juta.

Dari 5 costumer tersebut terdakwa menerima uang sebesar Rp. 228.690.000. Namun kenyataannya uang tersebut tidak disetorkan ke pihak management maupun disetorkan kerekening hotel Oval. Dan oleh terdakwa uang tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Atas perbuatannya, Yulia Wulandari Nurtiningrum didakwa Pasal 374 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (Yon)

Hakim Tetap Hukum Nofriantono 5 Tahun Penjara
Saksi Guru SMPN 54 Surabaya Memilih Aman