GPD Sidoarjo Menyoal Limbah PG Candi Baru
Imam GPD saat di lokasi pembuangan limbah PG Candi Baru

Korban Dirawat Rumah Sakit Meninggal Dunia

GPD Sidoarjo Menyoal Limbah PG Candi Baru

Potretkota.com - Melihat pembuangan limbah sembarangan, dan jatuhnya korban meninggal, organisasi masyarakat (Ormas) dari Gerakan Putra Daerah (GPD) wilayah Sidoarjo menyoal PT Pabrik Gula (PG) Candi Baru anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia.

"Kami surati dulu, konfirmasi kepada Direktur PG Candi Baru. Kami ingin tau alasan membuang limbah sembarangan, apalagi diperkampungan yang padat penduduk," kata Ketua DPC GPD Sidoarjo, Imam Suwonso pada Potretkota.com, Sabtu (6/9/2018).

Menurut pantauan Imam Suwonso, PG Candi Baru sudah puluhan tahun menebar limbah sembarangan di wilayah Sidoarjo. Bahkan, informasi yang beredar, limbah juga dibuang ke daerah Gunung Perahu Watukosek, Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Diketahuinya, sudah ada 4 korban luka serius dan meninggal dunia. "Baru saja ada korban meninggal. Jenazahnya juga baru dikuburkan. Kalau korban luka serius kira-kira bulan lalu. Satu korban lain tahun lalu," tambah Imam pada Potretkota.com.

BACA JUGA:  Limbah Panas PG Candi Baru Makan Korban

Korban meninggal dunia yakni Hendi Maulana, warga Desa Klurak Candi, Sidoarjo. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, bocah 11 tahun ini menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo. Koban yang masih duduk sekolah dasar kelas 5 ini dirawat serius karena tidak sengaja bermain dilahan yang dijadikan tempat pembuangan limbah PG Candi Baru. Akibatnya tangan korban melepuh dan kaki mengalami luka serius. Korban dinyatakan meninggal dunia saat berada di ruang operasi RSUD Sidoarjo.

Pembuangan limbah secara sembarang di benarkan oleh bekas pemilik lahan, Haji Amin. "Pembuangan limbah pabrik (PG Candi Baru) sudah lama, sekitar 15 tahun," akunya.

Senada disampaikan oleh Supeno, warga Klurak Candi, penghuni rumah sebelah pembuangan limbah. Suami dari Suparmi ini membenarkan jika limbah PG Candi Baru ini membahayakan warga. Hal tersebut dibuktikan adanya korban meninggal. Ia khawatir jika ada korban berikutnya. "Jelas khawatir, tapi bagaimana lagi," uangkapnya pasrah.

Atas peristiwa ini, pihak PG Candi Baru belum dapat dikonfirmasi. (Tio)

Koruptor PT DOK Dihukum 4 Tahun 3 Bulan Penjara
Paguyupan PKL Kaliasin Pompa Menolak Digusur