Hakim Protes Sidang JPU Samsu Ditunda Terus

Hakim Protes Sidang JPU Samsu Ditunda Terus

Potretkota.com - Entah kenapa? Sidang terdakwa Nurdiantoro alias Jepang Bin Samilan terus-terusan ditunda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Samsu J. Efendi Banu. Tak heran jika Ketua Majelis Hakim FX Hanung Dwi Wibowo saat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, protes keras, Selasa (19/5/2020).

Hanung menilai, bahwa JPU tidak serius menyidangkan Nurdiantoro. Sebab, sudah 5 kali ada penundaan sidang. "Nanti kamu minta surat penetapan dipanitera," protesnya.

Padahal, sidang Nurdiantoro diagendakan mulai pada 22 April 2020 lalu, tetapi karena mengalami penundaan sebanyak 5 kali, sehingga Majelis Hakim mengembalikan berkas ke JPU. "Kami anggap JPU tidak serius sehingga berkas dikembalikan," tambah Hanung.

JPU Samsu J. Efendi Banu menyapaikan, bahwa ditundanya sidang bukan kehendaknya, melainkan saksi penanggakap tidak bisa hadir lantaran sakit. "Untuk itu kami bacakan dakwaan dulu yang mulia," ujarnya saat di Ruang Candra PN Surabaya.

Untuk diketahui, Nurdiantoro ditangkap saat sedang tidur dirumahnya, Kamis, 23 Januari 2020 sekitar pukul 08:30 WIB ketika terdakwa sedang tidur di rumahnya, Jl. Kampung Malang Tengah Gg I Surabaya.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 12 bungkus narkotika jenis sabu-sabu berat bervariasi, dengan total berat kotor 9,874 gram. Terdakwa mengaku hanya sebagai perantara, sabu tersebut punya Catur Rendy Saputra alias Tuyul Bin Sutiaji. Sehingga, polisi pun menangkap Catur Rendy Saputra.

Akibat perbuatannya, terdakwa Nurdiantoro diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Tio)

4 PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan Sembuh