Ini Skema Bantuan Pemkot Surabaya Untuk Covid-19

Ini Skema Bantuan Pemkot Surabaya Untuk Covid-19

Potretkota com - Hj. Khusnul Khotimah, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, menyebut skema bantuan Jaringan Pengamanan Sosial (JPS) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dibagi beberapa golongan, diantaranya:

  • Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPTN) sudah di Top up Rp 100 ribu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sekitar 61.145 Kartu Keluarga (KK).
  • Masyarakat Baru Miskin (MBR) menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan dari Kementerian Sosial sekitar 17.332 KK bersumber dari APBN.
  • Terdampak Covid-19 ada bantuan bahan pangan atau sembako dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ada sekitar 45.000 penerima dan bantuan sembako dari Presiden sekitar 10 ribu penerima.

Untuk Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan, berupa sembako 3.326 penerima. "Untuk itu kami mendorong Pemkot Surabaya untuk mengeluarkan anggaran terkait bansos untuk masyarakat supaya ada kesetaraan, dan 3.326 sembako CSR itu bukan kombinasi Pemkot," terang perempuan tahun 1983 ini, Rabu (13/5/2020).

Sebelumnya, Pemkot Surabaya menganggarkan Rp 196 miliar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 atau Virus Corona. Uang sebanyak itu, Rp 36 miliar untuk penanganan medis, sedangkan sisanya difokuskan untuk pembelian bahan pangan atau pembagian sembako kepada warga Surabaya. (Tio)

Perusahaan asal Tiongkok Bantu Warga Pasuruan
Berstatus OTG, 19 Perawat RSUD Bangil Diisolasi