Jam Besuk Polrestabes Surabaya tak Beraturan

Diduga ada Pungli

Jam Besuk Polrestabes Surabaya tak Beraturan

Potretkota.com - Besuk tahanan Polrestabes Surabaya meski sudah ditentukan jadwalnya, mulai Senin-Jumat, jam 10.00-14.30 Wib, ternyata hanya formalitas belaka. Pantauan baru-baru ini, pengunjung bisa menemui tahanan diluar jam yang sudah ditentukan.

Padahal, aturan yang dipampang dalam banner, jadwal tamu tahanan sudah diperpanjang diluar aturan Kapolri No 4 Tahun 2015, tentang Perawatan Tahanan di Lingkungan Kepolisian. Dalam Pasal 20 ayat 2 huruf (a) disebutkan, kunjungan dilakukan pada jam kerja setiap Senin-Kamis.

Informasi yang beredar, alasan jam besuk diperpanjang karena saat ini tahanan Polrestabes Surabaya mencapai 225 orang. Selain itu, saudara, sahabat, teman yang ingin sambang tak bisa karena sibuk pada saat jam kerja. “Jadi diluar jam kerja itu yang dimanfaatkan oleh oknum jaga,” kata sumber Potretkota.com.

Agar dapat berkunjung diluar jam yang sudah ditentukan, oknum jaga Porestabes Surabaya memanfaatkan cara-cara saling menguntungkan. Yakni, pengunjung harus rela merogoh dompet minim Rp 50 ribu. “Kalau engga dikasih tip, alasannya oknum ada jam besuk yang ditentukan. Tapi saat  dikasih pengertian, disalami, alasan berubah,” aku sumber.

Meski mendapat izin, petugas jaga tetap melarang pengunjung berlama-lama menemui tahanan. “Jangan lama-lama,” pungkas sumber.

Sementara, ditemui Potretkota.com, Kasat Tahti Polrestabes Surabaya Kompol I Wayan Purwa yang baru satu minggu menjabat telah membantah ada pungutan liar saat jam besuk berlangsung. “Itu tidak benar. Selama saya bertugas disini, tidak ada pungutan untuk besuk,” dalihnya, Jumat (11/5/2018).

Pernyataan mantan Kasubbagminopsnal Bagbinopsnal Ditlantas Polda Jatim sepenuhnya belum dapat dipercaya. Bagaimana tidak, saat Potretkota.com mengintip ruang tahanan, (lihat panah gambar) tepat jam 15.00 Wib masih terdapat pengunjung yang dapat menemui tahanan. (Tio)

Tanggal 10 Mei, Khofifah-Emil Klaim Libur Kampanye
Rombongan Copet Mall ‘Dipatas’ Hakim