Kejaksaan Tidak Hadirkan Saksi Perampasan dan Penyitaan Aset YKP

Masyarakat Surabaya Menggugat

Kejaksaan Tidak Hadirkan Saksi Perampasan dan Penyitaan Aset YKP

Potretkota.com - Pihak Kejaksaan Agung Cq Kejaksaan Jawa Timur, disinyalir tidak punya saksi saat merampas dan menyerahkan aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya. Hal tersebut diketahui saat agenda sidang dalam perkara Nomor 1120/Pdt.G/2020/PN Sby.

Ketua Majelis Hakim Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik saat sidang mengemukakan, Tergugat Kejaksaan tidak mengajukan saksi. "Kami berikan waktu 1 minggu untuk kesimpulan," katanya di Ruang Sari 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (30/3/2021).

Mengetahui pihak Kejaksaan tidak membawa saksi sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), penasihat hukum Gerakan Putra Daerah (GPD) Danny Wijaya SH, selaku penggugat mengaku kecewa.

"Dalam buku Jaksa vs Mafia Aset, padahal pihak Kejati Jatim mampu menghadirkan saksi termasuk ahli keuangan Negara, Bapak Siswo yang meyakinkan ada kerugian Negara dan beberapa Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Kenapa saksi yang dipakai saat itu tidak dihadirkan dalam sidang PMH," kata Wijaya sapaan akrab Danny Wijaya SH, bernada Kecewa.

Merujuk pemberitaan media massa, perampasan termasuk pengembalian aset YKP diketahui oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini ataupun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menurut Wijaya harusnya Kejaksaan mampu menghadirkan keduanya dalam persidangan. "Harusnya Bu Risma dan Bu Khofifah bisa dihadirkan dalam persidangan. Kalau engga mampu ya saksi ahli, masak itu saja ga bisa," tegasnya.

Karena pihak tergugat Kejati Jatim tidak mengeluarkan saksi saat persidangan, maka patut diduga perkara perampasan ataupun pengembalian aset bernilai triliunan rupiah cacat hukum. "Kami pastikan perampasan dan pengembalian termasuk pemeriksaan dugaan korupsi YKP cacat hukum. Disini jelas meraka (Kejaksaan) tidak bisa mendalilkan terkait pekara ini," tambahnya.

Sementara, Shodiqin humas GPD dipersidangan mengaku, karena pihak Kejaksaan tidak mampu mendalilkan perkara perampasan, penyerahan ataupun pemeriksaan dugaan korupsi YKP, aset-aset berupa tanah dan bangunan, harus dikembalikan kepada rakyat khususnya masyarakat yang tidak punya rumah.

"Kejaksaan sebagai lembaga Yudikatif, harusnya menerapkan nilai-nilai Pancasila sesuai sila ke 5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," jelas Sodik sapaan Shodiqin, juga menunjukkan doktrin yang sudah disampaikan dalam Keputusan Jaksa Agung No. 074/1978 dan Peraturan Kejaksaan No. 018/A/J.A/08/2008. (Tio)

BERITA TERKAIT: GPD: Semoga Jaksa dan Hakim Ingat Sumpah Jabatannya

Doktrin Kejaksaan

Bintang bersudut tiga Bintang adalah salah satu benda alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang tinggi letaknya dan memancarkan cahaya abadi. Sedangkan jumlah tiga buah merupakan pantulan dari Trapsila Adhyaksa sebagai landasan kejiwaan warga Adhyaksa yang harus dihayati dan diamalkan.

Pedang Senjata pedang melambangkan kebenaran, senjata untuk membasmi kemungkaran/kebathilan dan kejahatan.

Timbangan Timbangan adalah lambang keadilan, keadilan yang diperoleh melalui keseimbangan antara suratan dan siratan rasa.

Padi dan Kapas Padi dan kapas melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran yang menjadi dambaan masyarakat.

Seloka ”Satya Adhi Wicaksana”

Merupakan Trapsila Adhyaksa yang menjadi landasan jiwa dan raihan cita-cita setiap warga Adhyaksa dan mempunyai arti serta makna:

Satya : Kesetiaan yang bersumber pada rasa jujur, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri pribadi dan keluarga maupun kepada sesama manusia.

Adhi : kesempurnaan dalam bertugas dan yang berunsur utama, bertanggungjawab baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap keluarga dan terhadap sesama manusia.

Wicaksana : Bijaksana dalam tutur-kata dan tingkah laku, khususnya dalam penerapan kekuasaan dan kewenangannya.

Makna tata warna Warna kuning diartikan luhur, keluhuran makna yang dikandung dalam gambar/lukisan, keluhuran yang dijadikan cita-cita.

Warna hijau diberi arti tekun, ketekunan yang menjadi landasan pengejaran/pengraihan cita-cita.

Hajar Suami, Joice Yulita Widjaja Dihukum Percobaan
Ini Sosok Terduga Teroris yang Masuk Mabes Polri