Korban Banjir Gempol Berharap Bantuan Pemerintah

Korban Banjir Gempol Berharap Bantuan Pemerintah

Potretkota.com - Banjir di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol yang terjadi sejak, Rabu (3/2/2021) malam, mengakibatkan puluhan rumah rusak parah. Bahkan beberapa rumah diantaranya rata dengan tanah, karena diterjang banjir yang membawa material lumpur dan pepohonan.

Tak hanya itu, dampak banjir ini membuat dua orang hilang. Dua orang yang hilang baru ditemukan, Kamis (4/2/2021) pagi. Namun dua orang ini baru ditemukan sudah meninggal dunia. Mereka adalah Sri Susminanti (60) dan Nanda Zeni (17). Keduanya masih keluarga, yaitu Nenek dan Cucu yang tinggal di Pemukiman Genukwatu, Desa Kepulungan.

Dampak banjir ini dari derasnya air hujan, sehingga sungai meluber di jalan. Melubernya sungai tersebut disebabkan oleh aliran yang ada di kolom jembatan Dusun Pulungan II tersumbat bongkahan bambu dan pepohonan. Sehingga debit air meningkat dan menerjang puluhan rumah yang dekat bibir sungai.

Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono menyebut, dampak banjir itu menyebabkan sekitar 8 rumah rata dengan tanah, 11 rumah rusak parah dan 17 rumah rusak ringan. "Berharap kerusakan rumah warga tersebut mendapat bantuan dari pemerintah. Karena ini merupakan suatu bencana yang baru terjadi di Desa Kepulungan," singkatnya.

Perlu diketahui, selain banjir di Desa Kepulungan, aliran sungai yang terhubung antar desa itu, juga menerjang jembatan hingga putus. Jembatan yang putus ada tiga yaitu di Dusun Arcepodo, Desa Kepulungan dan di Dusun Payaman, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

Dampak putusnya jembatan, membuat perekonomian warga menjadi terganggu. Karena jalan itu akses satu-satunya menuju antar Desa. Tidak hanya itu, beberapa rumah warga Ngerong juga mengalami rusak parah.

Widi (38) asal warga Dusun Payaman, Desa Ngerong menyampaikan, dampak banjir kemarin mengakibatkan jembatan di tempatnya putus. Selain jembatan, ada juga 3 rumah yang dekat sungai itu mengalami rusak parah. "Berharap mendapat bantuan segera dari pemerintah untuk membangun kerusakan itu," katanya. (Mat)

Bupati Terpilih Freddy Thie Mangkir Dipanggil Polisi
Tok! Residivis Kecantikan Dihukum Tahanan Rumah