Liburan di Surabaya, Remaja asal Bima Dibegal

Liburan di Surabaya, Remaja asal Bima Dibegal

Potretkota.com - Remaja asal Bima, NTB Erik Iryanto (18), saat menikmati liburan di rumah saudaranya, kawasan Bulak Banteng Wetan, Surabaya menjadi korban penodongan disertai bekap menggunakan obat bius, Jumat (29/12/2017) petang.

Menurut korban, saat itu sedang jalan menuju pulang ke rumah saudaranya menggunakan Sepeda motor Honda Beat L-6162-QQ warna putih merah buatan 2017. Tiba-tiba sebanyak empat pelaku mendekatinya menggunakan dua sepeda motor. Tanpa diduga, salah satu pelaku melakukan penodongan pisau, sedangkan pelaku satunya lagi membekap mulutnya menggunakan kain yang disertai obat bius.

“Saya langsung tak sadarkan diri setelah dibekap dan tidak berani melawan karena mereka berempat serta membawa pisau,” kata Erik pada wartawan.

Peristiwa ini, disebut korban terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, dan tidak ada orang sama sekali di sekitar lokasi. Lokasi kejadian, jaraknya tidak sampai 1 kilometer dari Jembatan Suramadu, di sekitar Dukuh Bulak Banteng Surabaya.

Tidak lama dibius, korban lalu dibuang di gerobak sampah yang berada tidak jauh dari lokasi. Ia tersadar setelah terdapat orang membuang sampah di gerobak. “Setelah terbangun, Handphone merk Oppo A37, dan sepeda motornya tiba-tiba hilang,” urainya.

(foto dokumen: Sepeda motor Honda Beat L-6162-QQ warna putih merah buatan 2017)

Sementara itu, di dalam jok motor masih tersimpan STNK atas nama pemilik kendaraan atas nama Fandir Ismail (paman korban), beserta SIM A dan C atas nama Munawir Sarjali (kakak kandung korban).

Sedangkan, sepupu korban, Fiqih Arfani, mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kenjeran. “Jumat malam saya bersama sepupu yang menjadi korban sudah melapor ke SPKT Polsek Kenjeran. Tapi karena motornya kredit, saya disuruh melengkapi surat pengantar dari leasing dan diminta kembali ke Polsek setelah persyaratan dokumen selesai,” ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Kenjeran Polres Peabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol H. Cipto, SH saat dikonfirmasi wartawan tidak mengetahuinya. "Belum ada laporan," dalihnya. (Hyu)

Menyoal Kongkalikong Proyek Miliaran Rusunawa Penjaringansari
Bank Indonesia Musnahkan 82.897 Lembar Uang Palsu