Lurah Bubutan Pungli PKL Rp 50 Ribu Perbulan

Lurah Bubutan Pungli PKL Rp 50 Ribu Perbulan

Potretkota.com - Lakukan pungutan liar (Pungli) ke para pedagang kaki lima (PKL), Lurah Bubutan Pemkot Surabaya, R Muhammad Hanafi (54) ditangkap oleh satuan tindak pidana korupsi (tipikor) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Pria asal Petemon Surabaya ini, ditangkap saat melakukan pungli ke para PKL disepanjang Jl Perak Barat Surabaya. "Tersangka Hanafi ini, dulunya menjabat sebagai Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya pada tahun 2012. Dia melakukan pungli sejak tahun 2016, dan kalo tidak membayarnya tersangka mengancam akan melakukan penertiban," terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ronny Suseno, pada awak media, Jum'at (23/2/2018).

Pada waktu itu, disaat tersangka menjabat sebagai Kasi Trantibbum di Kecamatan Krembangan Surabaya, tersangka membuat surat edaran untuk menakut-nakuti para PKL. "Surat edaran tersebut diberitahukan kepada pedagang kaki lima, selanjutnya tersangka memanggil salah satu perwakilan dari para pedagang yang berjualan di Perak Barat. Tersangka mengatakan pedagang tidak boleh berjualan karena melanggar Perda," terang Ronny.

Kemudian tersangka menyarankan kepada para pedagang agar untuk membayar bulanan dengan tujuan supaya tidak ditertibkan. "Setiap pedagang terpaksa disuruh membayar sesuai kemampuan masing masing dan disepakati sebesar Rp 50-70 ribu setiap bulannya," lanjut Ronny.

Karena perbuatannya melanggar Pasal 12 huruf e UU No.20 tahun 2001 tentang peeubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Hanafi ditangkap. "Tersangka diringkus pada hari Kamis 22 Februari 2018 sekira pukul 17.30 Wib sore," tambahnya.

Dalam penangkapan kepolisian Tanjung Perak, berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 buah amplop coklat yang berisi uang tunai sebesar Rp 1 juta dan 1 lembar catatan nama pedagang, 1 unit HP, 1 buah rompi warna hitam, 1 unit motor honda supra x 125 nopol L-5794-VI beserta 1 lembar surat laranga berjualan nomor: 300/1527/436.9.72016, yang ditujukan kepada pedagang kaki lima (PKL), di sepanjang Jl Ikan Kakap dan Jl Perak Barat Surabaya. (Am)

KPU Larang Kampanye di Tempat Ibadah
Demonstran Minta PT Bebaskan Pejuang Lingkungan