Management Pabrik Rambut Sidoarjo Dipolisikan

Management Pabrik Rambut Sidoarjo Dipolisikan

Potretkota.com - Diduga melakukan pemalsuan data terkait upah buruh, management PT Hair Star Indonesia (HSI), dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Sprin-Lidik/578/V/Res.1.II.1/2020/Satreskrimsus, tertanggal 30 Mei 2020, dalam proses pemeriksaan kepolisian.

Pendampingan buruh, Setiyo Winarto mengatakan, perkara ini berawal dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 329 buruh secara sepihak oleh PT HSI.

"Kami temukan dugaan tindak pidana dari slip gaji pagawai. Disitu kami temukan dugaan pemalsuan data upah yang dilaporkan pada BPJS ketenagakerjaan, yang seharusnya sekitar Rp 3,8 juta sesuai UMK Kabupaten Sidoarjo, yang diterima pegawai sekitar Rp 3,4 juta," kata Winarko.

Selain pemalsuan data, pria yang akrab disapa Wiwin ini mengaku, juga menemukan unsur penggelapan, pada Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. "Disini kami temukan adanya keterangan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan, ada salah satu pegawai yang di PHK sejak tahun 2010, tetapi nyatanya pegawai yang dilaporkan masih bekerja hingga awal tahun 2020. Parahnya lagi, pegawai yang masih bekerja, JHTnya dipotong dua persen dari upah," jelasnya.

Tidak hanya itu, disebut Wiwin adanya pegawai yang diikut sertakan pada BPJS Ketenagakerjaan, pada April 2016. Padahal salah satu pegawai sudah bekerja lama sebelum didaftarkan JHT dengan potongan 2%. "Kalau ada laporan pembayaran palsu, apa tidak penggelapan namanya," tambahnya.

Laporan ke polisi, juga sampaikan oleh Wiwin soal dugaan penggelapan pajak penghasilan (upah terkena pajak). "Artinya, ada upah yang melewati batas aturan pajak, terkena pajak penghasilan yaitu PPH21," pungkasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, HRD PT HSI Nico Subastanto dan Samsul memilih tidak berkomentar. Namun, Anggota Polresta Sidoarjo, Bripka Albert Tita Elisismianto memastikan, masih melakukan proses penyelidikan. "Masih nunggu ahli pidana," singkatnya. (Hyu)

Residivis Jambret Todong Uang Korban Rp 50 Ribu
Bos Limbah B3 PT ASA Ngaku Didatangi Polisi