Masuk Bursa Cawali Surabaya, Reni Astuti Merendah

Masuk Bursa Cawali Surabaya, Reni Astuti Merendah

Potretkota.com - Melihat kenerjanya salama ini, Reni Astuti anggota DPRD Kota Surabaya layak menggantikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ataupun Wakilnya Wisnu Sakti Buana.

Meski masuk Bursa Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Surabaya, periode 2020-2025, kader Partai Keadilan Sosial (PKS) yang lahir tahun 1972 ini tetap rendah diri.

"Sebelum melangkah, saya akan mengukur kepantasan, kapasitas dan kemampuan. Karena Surabaya saat ini sudah berkembang jauh lebih bagus dan juga masyarakatnya sudah dinamis," kata Reni kepada Potretkota.com, Rabu (3/7/2019).

Menurut ibu 5 anak ini, menjadi Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Surabaya tidak mudah, ia mengaku masih membutuhkan masukan dan dukungan lebih banyak lagi, baik dari Partai, teman dekat ataupun masyarakat Surabaya. "Jadi saya masih butuh dukungan dan masukan banyak pihak," tambahnya.

Sementara, mendengar banyak tokoh masyarakat atau pihak Pemerintaan yang masuk dalam bursa Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Surabaya, Koesworo salah satu Ketua RW di Kupang Krajan Surabaya, mengaku lebih condong memilih Reni Astuti.

Bukan tanpa alasan, menurutnya perempuan yang tinggal di Simo Magerojo Surabaya ini selain ramah juga kerap terdengar memperjuangkan rakyat kecil. "Contohnya, dikampung saya wilayah Kupang Krajan, ada rumah warga yang mau roboh. Mendapat informasi itu, Bu Reni terlihat sangat memperjuangan sehingga terjadi bedah rumah," ujar Koesworo.

Selain itu, disebut Koesworo, dalam dunia pendidikan, Reni Astuti sangat paham betul kebutuhan yang diinginkan warga Surabaya. "Sepertinya Bu Reni layak masuk bursa Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Surabaya," pungkasnya. (Hyu)

PT Pelindo III Segera Tuntaskan Tower Poros Maritim
Pendemo Minta Kejaksaan Sikat Koruptor Dinkes Gresik