Mentari Line Selundupkan Pakaian dan Sepatu Bekas

Mentari Line Selundupkan Pakaian dan Sepatu Bekas

Potretkota.com - Sudah dua kali, agen pelayaran PT Mentari Sejati Perkasa (MSP) melalui KM Mentari Crystal selundupkan barang bekas (pakaian dan sepatu) dari Cina dan Taiwan. barang bekas import tersebut rencana akan disebar jual ke seluruh Indonesia.

Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI AL Edwin, S.H, mengatakan, ini modus baru bagi penyelundup pakaian bekas. "Jadi, mereka menggunakan modus baru dengan transit di pelabuhan Waingapu untuk kemudian dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," katanya, Rabu (8/8/2018).

Pria kelahiran Padang 1969 ini juga mengaku, telah mengamankan 4.616 balpres pakaian dan sepatu bekas yang dikemas dalam 25 kontainer berlabel Mentari Line milik PT Mentari Sejati Perkasa. Saat ini barang bukti diamankan di Balai Prajurit Lantamal V, Jalan Kalianak Timur, Surabaya. Sedangkan, KM Mentari Crystal diamankan di Komando Armada II TNI AL.

"Diperkirakan nilai barang bekas (pakaian dan sepatu) impor ini mencapai Rp 11 miliar," tambah Edwin.

Untuk diketahui, dinahkodai Dendi Sobandi dan 18 ABK KM Mentari Crystal jurusan Ende Nusa Tenggara Timur-Waingapu-Surabaya, memuat 25 kontainer selundupan dari Cina dan Taiwan, terdiri dari 23 kontainer baju bekas dan 2 kontainer campuran sepatu.

Semua barang selundupan milik Heni Rinaldi ditangkap oleh KRI Hiu-634 yang bekerja sama dengan Second Fleet Quick Respons (SFQR) Lantamal V di Alur Pelayaran Timur Surabaya disekitar Pelabuhan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), utara Pulau Madura, Kamis (2/8/2018).

Usai dilakukan pemeriksaan, kasus ini rencana dilimpahkan ke PPNS Disperindag Jatim dan para pelaku yang terlibat akan dijerat Pasal 51 ayat 2 UU No 7 tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 51 Tahun 2015 tentang Larangan Mengimpor Barang Bekas ke Indonesia, degan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 miliar. Tak hanya itu, petugas juga akan menjerat dengan Pasal 323 jo Pasal 219 UU No 17 tahun 2018 tentang Pelayaran.

"Saat ini masih dalam pemeriksaan. Agen pelayaran Mentari Perkasa (PT MSP) sendiri sudah dua kali melakukan penyelundupan pakaian bekas, namun baru sekarang tertangkap," tutup Kadispen Lantamal V Mayor Laut (KH) Rohman Arif.

Sementara, Mesa mewakili Mentari Line atau PT MSP saat akan dikonfirmasi Potretkota.com atas kebenarannya memilih menghindar. (Hyu)

Mat Tengkorak Ditangkap Polrestabes Surabaya
Terdakwa Sabu ‘Titipan’ Divonis 14 Bulan Penjara