Mochammad Ramadhani Jual Properti Sengketa

Mochammad Ramadhani Jual Properti Sengketa

Potretkota.com - Diangap melanggar Pasal 157 jo Pasal 137 Undang -Undang Republik Indonesia, Nomer 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Pemukiman, Mochammad Ramadhani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parlin Manullang dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, dituntut 3 tahun penjara.

"Terdakwa dituntut 3 tahun penjara," kata Parlin Manullang di ruang Garuda 1 Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (4/11/2020)

Mendengar tututan tersebut terdakwa mengucapkan terima kepada semua pihak dan merasa bersalah.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan putusan dari Ketua Majelis Hakim Sutarno. Majelis Hakim sependapat dengan JPU terdakwa telah menjual tanah belum menyelesaikan status hak tanahnya.

"Terdakwa terbukti bersalah dan diputus dengan pidana Penjara selama 2 tahun dan 6 bulan penjara," terang Sutarno melalui sidang virtual.

Untuk diketahui terdakwa selaku direktur PT Jack Saka Indonesia telah menjual properti melalui Sosial media (WA,OLX,Fecebook dan Intragram) serta menyebarkan brosur Green Ar Rayah.

Bahwa terdakwa mendapatkan dua calon pembeli yakni Rosyiah Rahmawati dan Amrin Batubara. Rosydiah Rahmawati membeli 2 tanah kavling total luas 104 meter persegi seharga 1.170.000.000 secara kredit dihadapan kantor notaris Deslina Suarni di Jalan Mananggal dengan diatur akta Jual beli Pembelian tanah Green Ar-Rayah Jemursari Gayungan No 2365/L/III/2020 tanggal 06 Maret 2020 dilegalisasi oleh Notaris Deslina Suarni SH.Uang yang sudah dibayarkan sebesar Rp 585.000 juta.

Untuk Aris Pradana membeli satu unit rumah seharga Rp 700 juta dan sudah dibayarkan Rp 440 Juta. Bahwa terdakwa telah menjual rumah atau tanah terebut masih dalam sengketa hingga sekarang Atas nama Ny Varia Noer Asijah dan Anita Sirkit (SHM Nomer 3201) serta belum dipindahkan haknya menjdai atas nama Jack Saka Indonesia. (Tio)

Ketua Geng ABK 351 Rusak Pos Kamling Wonorejo
Anton Setyo Wibowo Gelapkan 2 Mobil Rental