Notaris Devi Chrisnawati Mengaku Tipu Orang

Notaris Devi Chrisnawati Mengaku Tipu Orang

Potretkota.com - Notaris Devi Chisnawati mengaku menyesal sudah melakukan penipuan yang diklaim korban Parlindungan L, SE, MA senilai Rp 4,3 miliar. Penyesalan itu disampaikan kepada Ketua Majelis Hakim I Ketut Tirta dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sabetania R Paembonan.

"Saya sangat menyesal, tiap hari kerjanya cuma menangis," kata Devi Chisnawati melalui sambungan video telekomfrem, di Ruang Sidang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya., Kamis (19/11/2020).

Terdakwa Devi Chisnawati berdalih menipu Parlindungan, karena korban hutang namun belum terbayar. "Parlindungan pernah pinjam uang ke saya Rp 2,5 miliar, katanya 3 hari dikembalikan, tapi sampai sekarang belum dikembalikan," akunya.

Seperti dalam dakwaan, bahwa pada awalanya sekitar bulan September 2019 terdakwa menelponnya untuk dicarikan pendana untuk dana talangan dari Bank CIMB Niaga Surabaya Rp 2 miliar.

Karena percaya, Kemudian saksi Parlindungan menelpon saksi Novian Herbowo bahwa sudah ada Offering Letter (OL) lengkap dan asli serta dijamin dengan cek yang menurut terdakwa bertransaksi dengan OL aman karena proses sudah sesuai prosedur. Novian Herbowo lalu mentransfer uang Rp 1 miliar ke rekening terdakwa, karena ada keuntungan 5% dari jumlah pinjaman.

Kemudian, terdakwa meminjam langsung kepada Parlindungan sebanyak dua kali, yakni Rp 800 juta dan Rp 3.5 miliar. Kali ini, yang digunakan terdakwa untuk melakukan penipuan cek yakni Bank Jatim. Terdakwa menjanjikan keuntungan hinga batas yang disepakati pertengahan Maret 2020. Namun setelah ditelisik ke Bank Jatim, ternyata cek giro terdakwa tidak mencukupi. Karena itu, pelapor merugi Rp 4.3 miliar. (Tio)

Tim GIAT Polisikan Penyebar Hoax Gus Ipul Ngutang
Dewan Kritik Bupati Pasuruan tak Serius Urus Rakyat