Notaris Jonathan Tantana Tipu Klien Rp 18 Miliar

Notaris Jonathan Tantana Tipu Klien Rp 18 Miliar

Potretkota.com - Notaris Jonathan Tantana SH, MKn dan Yohanes Agus Pramono SE berhasil menipu Inna Listyani Tanudirjo sebesar Rp 18 miliar. Penipuan dilatarbelakangi iming-iming bermain dana talangan dengan ketungan 7%.

"Saya sempat menolak beberapa kali. Dan pada akhirnya saya memberikan dana tersebut dengan bujuk rayu Jonathan dan Yohanes untuk diberikan dana talangan ke Pratditio," katanya di di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (29/7/2020).

Alasan tertarik lain, korban Inna Listyani Tanudirjo sudah kenal kedua terdakwa. "Saya percaya karena sudah sering bermain dana dengan Jonathan, saya diberikan jaminan sertifikat tanah beserta Ikatan Jual Beli (IJB) di daerah Pakis Aji Kabupaten Malang," tambahnya.

Terdakwa meyakinkan, jika tanah sertifikat hak milik (SHM) di daerah Pakis Aji Kabupaten Malang seluas 1030 meter persegi merupakan milik Praditio Hutama, SE. Uang sebesar itu oleh Praditio untuk melunasi hutang kepada saksi Alberth Widjayatmo.

"Ternyata sertifikat bukan milik Pratditio melainkan milik Budi Harianto. Sampai sekarang uang itu belum dikembalikan baik keutungan," tambah Inna Listyani Tanudirjo

Atas perbuatannya JPU mendakwa terdakwa dengan Pasal 378 Jo 55 ayat (1) KUHPidana.

Praditio Hutama SE Bin Djoko Suharsono sendiri oleh Ketua Majelis Hakim Anne Rusiana sudah berikan hukuman 3 tahun 10 bulan penjara.

Selain korban, didepan Majelis hakim yang di pimpin oleh Tumpal Sagala, SH, MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pompy Polansky Alanda dari Kejaksaan Negeri Surabaya menghadirkan tiga saksi, diantaranya Yanuar Samsudin, SH,M.Kn selaku notaris asal Jombang serta Halim Sunaryadi, SE selaku broker. (Tio)

Komplotan Pengedar Extacy Coyote Dituntut 9 Bulan
PN Surabaya Tidak Ada Pembagian Daging Kurban