Pedagang Online Jual Cula Badak Rp 150 Juta

Pedagang Online Jual Cula Badak Rp 150 Juta

Potretkota.com - Dirjen Penegakan Hukum KLHK menindak perdagangan online bagian-bagian satwa liar yang dilindungi, berupa cula badak dan pipa rokok yang terbuat dari gading gajah di dua tempat yaitu di Sukoharjo dan Kota Surakarta, Minggu (13/9/2020) kemarin.

Direktur Pencegahan dan Pengaman Hutan Gakkum KLHK Sustyo Iriyono, mengatakan bahwa, keberhasilan pengungkapan kasus perdagangan bagian-bagian satwa liar dilindungi ini berawal dari hasil penelusuran Tim Siber Patrol Perdagangan TSL Ditjen Gakkum secara daring (online) sejak September 2019 dan bekerjasama dengan penggiat penyelamatan satwa liar dilindungi.

“Hasilnya, terhadap akun facebook TS telah memposting perdagangan bagian-bagian satwa yang dilindungi berupa cula badak,” kata Sustyo Iriyono.

Setelah dilakuka pengecekan di Sukoharjo, ditemukan barang bukti diduga Cula Badak 1 buah. Karena itu pelaku 5 orang ditangkap. Mereka adalah inisial TS (39), ASG (59), AS (41), SS (57), dan LGN (24).

Setelah dikembagkan, petugas mengamankan pelaku MS (52) selaku pemilik Kios TP Pusat Batu Permata, Solo, serta barang bukti berupa 1 buah cula badak dan 16 buah pipa rokok yang diduga berasal dari gading gajah Sumatera. Berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, 2 buah cula badak akan dijual seharga Rp 150 juta. Sedangkan 16 buah pipa rokok yang diduga terbuat dari gading gajah dihargai Rp 75 juta.

Pelaku dan barang bukti kemudian diserakan ke Polres Sukoharjo, serta melakukan pemeriksaan terhadap 6 pelaku. Penyidik PNS Gakkum KLHK berencana melakukan uji DNA forensik terhadap cula badak dan pipa rokok tersebut. “Uji DNA forensik ini untuk memastikan cula badak dan gading gajah tersebut berasal dari bagian-bagian satwa liar yang dilindungi undang-undang,” tambah Sustyo Iriyono.

Akibat perbuatanya, para pelaku dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d jo Pasal 40 ayat (2), Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. (Hyu)

Pasar Sembayat Gresik Disoal
Pelaku Curanmor Rusun Tanah Merah 3 Kali Beraksi