Perkara Pengeroyokan Ngendon di Polres Pasuruan

Gara-gara Silau Lampu Motor

Perkara Pengeroyokan Ngendon di Polres Pasuruan

Potretkota.com - Ferdian Danis Maulana (25) korban pengeroyokan mendatangi Polres Kabupaten Pasuruan, Rabu (24/11/2021). Kedatangannya tak lain minta kejelasan laporan yang sudah dibuat empat bulan lalu.

Menurut pelapor asal warga Gempol, masalah ini berawal dari sorotan lampu sepeda motor yang dikendarai. Lalu Rangga Ardiansah rekannya juga memakai sepeda menyorot wajah Arom. "Kemudian saya disalahkan oleh Arom. Setelah itu, saya pulang lewat depan rumah Arom dan dilempar sendal dan tiba-tiba dipukul. Arom tidak sendirian, melainkan bersama teman-temanya 4 orang. Setelah kejadian itu saya laporkan," kata Ferdian Danis Maulana.

Tidak sendiri, pelapor didampingi Ayi Suhaya Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI) menyoal laporan yang sudah ngendon di Polres Kabupaten Pasuruan. "Terhitung bulan Agustus hingga November 2021 saat ini belum juga ada kejelasan," ungkapnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polres Pasuruan, Iptu Wachid S Arief menyampaikan, jika kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Dan sudah kita lakukan pemeriksaan termasuk sejumlah saksi-saksi yang sudah kita panggil. Terkait hasil visum masih masuk dalam golongan C. Intinya dari pihak polisi tidak ada keberpihakan soal kasus tersebut. Yang jelas kasus ini masi lanjut dalam tahap proses," singkatnya. (Mat)

Adik Usir Kakak Kandung dari Rumah Orang Tua
Pelindo Wujudkan Pelabuhan Bersih Pungli