Pihak ULP Pemkot Surabaya Kaget Proyek Miliaran Tanpa Lelang

Pihak ULP Pemkot Surabaya Kaget Proyek Miliaran Tanpa Lelang

Potretkota.com - Pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Surabaya, atau Procurement Unit saat ditemui Potretkota.com kaget mendapati proyek usunawa Penjaringansari IV, Jalan Penjaringansari Timur Surabaya, yang di garap oleh Satuan Kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Pemkot Surabaya, bernilai miliaran tanpa lelang.

“Kok bisa,” kata salah satu staf ULP di kantornya, Jalan Sedap Malam No.1, Ketabang, Genteng, Surabaya, Selasa (2/1/2018).

Menurutnya, kasus ini harus dikonfirmasikan ke Kepala ULP Pemkot Surabaya Tri Broto Santoso, S.T. Namun sayang, Tri Broto yang pernah terpanggil Unit II Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (31/5/2015) lalu terkait dugaan penyimpangan dalam proses lelang tidak ada ditempat. “Bapak lagi keluar,” dalih salah satu staf yang enggan dionlinekan.

(klik: Lihat Gambar Pembatalan Lelang Rusunawa Penjaringansari)

BACA JUGA: Proyek Pemkot Surabaya Rp 2,8 Miliar Tanpa Lelang

Seperti diketahui, DPRKP-CKTR Pemkot Surabaya, membangun Rusunawa Penjaringansari IV, Jalan Penjaringansari Timur Surabaya secara diam-diam. Pihaknya telah melakukan kontrak proyek senilai Rp 2,8 miliar tanpa lelang.

Hal tersebut dibuktikan dalam lelang No 6684010, pernah dibuat oleh DPRKP-CKTR Pemkot Surabaya. Lelang yang diterbitkan bulan Juli 2017 lalu, tiba-tiba dibatalkan. Alasan pembatalan lelang, dikarenakan dari 71 peserta hanya 5 lima peserta yang memasukkan dokumen penawaran, tidak ada yang lulus evaluasi penawaran, Senin (31/7/2017).

Mereka yang gagal dalam evaluasi teknis yakni, PT Gentayu Cakra Wibowo, PT Elaine Karya Abadi, PT Wiratama Graha Raharja, PT Rachma Utama dan PT Kalimaya.

Anehnya, meski tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis dan dinyatakan lelang gagal, namun tetap saja PT Wiratama Graha Raharja menjadi pemenang. Bahkan, dengan membuat nilai penawaran Rp 2.869.022.000, perusahaan milik Wiratmoko, ST mampu mengalahkan penawar terendah, yakni PT. Gentayu Cakra Wibowo dengan nilai tawar Rp 2.790.218.800 dan PT. Elaine Karya Abadi dengan nilai tawar Rp 2.799.317.000. (Tio)

Satgas Raider Sweeping Perbatasan Indonesia-Papua Nugini
Tahun Baru 2018, Pengunjung Rumah Musik Holywings Tawuran