Pledoi Koruptor Marianus Sae Pakai Jaket Pribadi

Pengacara Tidak Ingin Terdakwa Bebas

Pledoi Koruptor Marianus Sae Pakai Jaket Pribadi

Potretkota.com - Beberapa kali, sidang korupsi dengan terdakwa Bupati Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Sae terlihat berbeda. Terdakwa dalam ruang sidang terlihat tidak menggunakan rompi tahanan, melainkan memakai jaket pribadinya.

Entah kenapa, Ketua Majelis Hakim Unggul Mukti Warso ataupun Jaksa Ronald Woworuntu tidak memberikan teguran pada terdakwa yang saat itu melakukan pledoi atau pembelaan diri, Jumat (7/9/2018).

Dalam pembelaan tersebut, Vincencius Maku selaku Penasehat Hukum terdakwa Bupati Ngada menolak tuntutan Jaksa, dan pencabutan hak politik terhadap terdakwa. “Hukuman 10 tahun terhadap terdakwa terlalu berat,” katanya.

Menurut Vincencius, terdakwa menerima uang tidak ada kaitannya dengan Pasal 12. Namun lebih tepat menurutnya, kliennya dijerat dengan pasal 11 UU Tipikor. Karena itu, dirinya berharap pada majelis hakim agar diputusan nanti tuntutan terhadap Marianus dipertimbangkan. Alasanya, suap dari Dirut PT Sinar 99 Permai, Wilhelmus Iwan Ulumbu itu wajar.

“Berdasarkan fakta persidangan yang sudah menjadi fakta hukum, apa yang dipasalkan pada terdakwa itu tidak pas. Pasal 12 a maupun 12 b. Karena terdakwa waktu menerima (suap) dari yang memberi, dan sudah sesuai dengan jabatannya,” terang Vincencius, kliennya setiap menerima uang dari Iwan, selalu meminta perlengkapan dokumen untuak lelang proyeknya.

Vinencius juga mengatakan, pihaknya selaku penasehat hukum meminta untuk tidak membebaskan Marianus Sae. Sebab, fakta persidangan sudah membuktikan bahwa Marianus telah terbukti menerima uang.

Akan tetapi, Vinencius memohon pada Majelis agar tuntutan terhadap mantan Calon Gubenur NTT tersebut diringankan. "Ada hak politiknya dicabut. Padahal 80 persen warga Ngada, percaya pada kepemimpinan terdakwa," tegasnya.

BACA JUGA: Bupati Marianus Sae Dituntut 10 Tahun Penjara

Bupati Ngada, NTT, Marianus Sae oleh Jaksa Pentut Umum (JPU) Ronald Woworuntu dituntut 10 tahun penjara. Jaksa menilai, pelanggaran terdakwa sudah sesuai dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain menghukum, Jaksa meminta agar hakim mencabut hak politik terdakwa Marianus Sae. (Kin)

Pelaku Curanmor 13 Tahun Ditangkap Tanpa Penadah
Soekarwo Tandatangani SK PAW DPRD Kota Malang