Polisi Sebut Razia Diponegoro Temukan DJ Narkoba

Polisi Sebut Razia Diponegoro Temukan DJ Narkoba

Potretkota.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya akhirnya melepas SM alias DJ Alexa bersama beberapa orang positif methamphetamine, yang tertangkap petugas gabungan saat razia cipta kondisi bersama Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Gartap III, Sat Pol PP dan BPB Linmas, di jalan Diponegoro Surabaya, Sabtu (22/6/2019) lalu.

Informasinya, DJ Alexa dilepas tidak cuma-cuma, melainkan dengan biaya Rp 15 juta. “Yang ngurus Didik sama Andre,” kata sumber Potretkota.com, yang setiap harinya berada di Polrestabes Surabaya.

Namun informasi ini ditepis oleh Kepada BNNK Surabaya Kartono. “Dapat informasi dari mana? tidak benar itu,” ujar Kartono didampingi anggotanya, Selasa (25/6/2019).

Meski ditepis, Kartono enggan menyebut keberadaaan DJ Alexa dan beberapa orang lainnya usai tertangkap. “Yang satu (pelaku) dikembangkan oleh (Satreskoba) Polrestabes Surabaya,” akunya.

Sebelumnya, Kasat Satreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian kepada wartawan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap JN (17) salah satu orang yang positif narkoba. “Tersangka JN ini merupakan salah satu orang yang positif tes urine-nya dan kita kembangkan. Dan ditemukan sabu seberat 2,42 gram, di rumah JN Jalan Progo,” terangnya.

Sedangkan terdapat satu perempuan yang bekerja sebagai Disk Jockey (DJ) salah satu tempat hiburan malam di Surabaya. “Ya benar satu ada yang sebagai DJ. Saat tes urine, gadis berinisial SM itu positif habis mengonsumsi narkotika jenis ekstasi,” tambahnya.

Dalam razia di jalan Diponegoro Surabaya, petugas gabungan merazia 100 pengendara, 87 orang negatif dan 13 orang hasilnya positif. “7 orang yang tes urine-nya positif dilimpahkan ke BNNK Surabaya untuk dilakukan assesment untuk proses rehabilitasi. Sedangkan 6 lainnya masih dilakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan,” jelasnya. (Tio)

Tanda Tangan Proyek Bandara Kediri Dipalsukan
Kejati Jatim Periksa Bambang Dwi Hartono 5 Jam