Polsek Pabean Cantikan 'Bebaskan' Pemakai Sabu
Foto Istimewa, MS dan Md

PLATO Foundation Akui Diorder Polisi

Polsek Pabean Cantikan 'Bebaskan' Pemakai Sabu

Potretkota.com - MS dan Md, warga Sidoarjo ditangkap anggota Polsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, karena memakai sabu-sabu. Meski ditangkap pada tanggal 18 Maret 2021, kedua budak narkoba tersebut dipulangkan tanggal 19 Maret 2021 malam hari.

Informasi yang beredar, lepasnya MS dan Md ada kompensasi fee total Rp 150 juta. "Dua orang yang dilepas itu bayar Rp 150 juta," jelas sumber meminta agar namanya tidak dionlinekan.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Kadek Oka Suparta, melalui Kanit Reskrim AKP Endri Subandriyo membenarkan penangkapan tersebut. Pihaknya mengaku melepas MS dan Md karena tidak ada barang bukti.

"Iya, ada kenapa? kemarin saya tanyakan penyidik, tapi kurang cukup bukti, hanya urine yang positif karena pakainya sudah 3 hari sebelum diamankan," kata Endri kepada wartawan melalui whatsappnyaa, 08213942XXXX, Selasa (23/3/2021).

Endi membantah ada uang Rp 150 juta saat melepas MS dan Md. Karena tidak cukup bukti, MS dan Md tidak direhabilitasi ke BNN Kota Surabaya, melainkan oleh Polsek Pabean Cantikan dikirim ke PLATO Foundation, yayasan yang biasa merabilitasi pecandu narkoba.

"Untuk nominal tidak ada komunikasi, konfirmasi saja ke Yayasan Plato Foundation," jelas Endri kepada Potretkota.com melalui sambungan telepon.

Sementara, Bos PLATO Foundation Dita Amalia membenarkan ada uang masuk dari MS dan Md pamakai sabu yang dikirim Polsek Pabean Cantikan Surabaya. Saat ini, keduanya MS dan Md, sedang menjalani rehabilitasi.

"(Benar) ada uang untuk rehabilitasi Rp 5 juta perbulan, dan itu dibayarkan selama 1 tahun. Rehabilitasi itu sudah sesuai dengan SOP," akunya kepada Potretkota.com selama ini sering dapat order dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Tio)

Hau Thye Joon Diputus Penjara 6 Bulan Percobaan
Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Beji​