Polsek Pabean Cantikan Istimewakan Penjual Sabu

Polsek Pabean Cantikan Istimewakan Penjual Sabu

Potretkota.com - Biasa jual sabu, Abu Bakar (37) warga Stasiun Kota Surabaya dapat perlakuan khusus dari Polsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Nur Suhud.

Kompol Nur Suhud memastikan, ancaman yang menjerat Abu Bakar dibawah 5 tahun. “Kami tidak salam dalam penetapkan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelasnya pada Potretkota.com, Sabtu (3/3/2018).

Bunyi Pasal 112 ayat (2) yakni Dalam hal perbuatan memiliki,menyimpan,menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman lebih dari 5 gram pelaku dipidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 8 miliar rupiah ditambah sepertiga.

Untuk diketahui, Abu Bakar (37) pemilik sabu 8,03 gram ditangkap anggota Reskrim Polsek Pabean Cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Menurut Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Tritiko Gesang Hariyanto, penangkapan Abu Bakar atas nyanyian Mohammad Irsyad.

“Saat kami amankan, Irsyad mengaku membeli sabu Abu Bakar,” kata Tritiko Gesang Hariyanto.

Pada polisi, Irsyad mengaku mendapatkan uang dari hasil mencuri emas di kawasan Ploso II Surabaya. “Emas hasil curian dijual kepada Zulfa Nur Rahmawati (istri Abu Bakar),” aku Tritiko Gesang Hariyanto.

Saat ditanya keberadaan Abu Bakar, Zulfa Nur Rahmawati mengaku suaminya sedang berada di Burneh Bangkalan, Madura. “Anggota langsung bergerak melakukan penangkapan dan mendapat barang bukti sabu 8,03 gram,” papar Tritiko Gesang Hariyanto.

Meski Irsyad mengaku sudah membeli sabu pada Abu Bakar, anehnya Iptu Tritiko Gesang Hariyanto hanya menjerat suami Zulfa Nur Rahmawati dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Pengguna Narkotika.

Padahal pengedar diatur dalam Pasal 114 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Bunyi Pasal 114 yakni Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. (Tio)

Iklan Rokok Dominasi GOR Bulutangkis Soedirman
Yosafat Dipenjara Gara-gara Boncengan Tiga