PT Bina Cemerlang  Anugerah Akali Calon Pekerja?

PT Bina Cemerlang Anugerah Akali Calon Pekerja?

Potretkota.com - PT Bina Cemerlang Anugerah (BCA) kerap kali membuka lowongan kerja. Tak heran banyak orang yang tertarik mandaftar untuk mendapat pekerjaan. Namun, pencari kerja disini tidaklah gratis, masing-masing mengklaim sudah setor ke perusahaan Rp 750 ribu.

Pungutan Rp 750 ribu yang diminta PT BCA untuk keperluan seminar di Gedung BK3S (Sasana Bhakti Tribuana Tungga Dewi) Jalan Raya Tenggilis Surabaya.

Menurut Sony Prastica (31) asal Tuban, jauh-jauh datang ke PT BCA ingin mendapatkan kerja. Namun sayang bukan pekerjaan yang ia dapat, malah disuruh membayar Rp 750 ribu. "Saya dari Tuban jauh-jauh kesini mau cari kerja. Tapi hingga saat ini belum dipekerjakan oleh PT itu. Padaal saya sudah bayar Rp 750 ribu. Katanya kalau sudah lunas ditempatkan kerja. Tapi sampai sekarang belum ada kabar," keluhnya kepada Potretkota.com, Jumat (20/3/2020).

Selain Sony sebagai korban dugaan tipu gelap yaitu Adam asal Banyu Urip Surabaya. "Saya juga setor Rp 750 ribu, katanya usai seminar ditempatkan kerja, tapi sampai sekarang belum ada panggilan," akunya.

Sementara, Branch Manager PT BCA Cabang Sidoarjo Ramzy Bobsaid, Amd, Comp saat dikonfirmasi tidak membatah ada pungutan Rp 750 ribu. Baginya, uang itu untuk pelatihan atau seminar kerja.

"Kita sudah menjalankan alur sebenarnya. Mulai dari Surat Penandatanganan Kerja (SPK) ke seminar dan habis itu penempatan. Ya langsung (kerja), tidak ada sampai numpuk, semua langsung dipekerjakan," kata Ramzi diruang kerjanya, Jl Letjen Sutoyo No 140 A, Kav 1, Medaeng Sidoarjo.

Ramzy juga mengaku, bahwa PT BCA sudah berjalan 4 bulan. "Kita baru 4 bulan dan sehari minimal ada 20 orang yang daftar. Perorang Rp 750 ribu, kalau DPnya berapapun tidak kami tolak," akunya.

Ditempat yang sama, Kordinator Eksternal Edi Pramono menambahkan, bagi para pencari kerja, apabila tidak lunas, maka tidak ada penempatan kerja. "Kalau engga lunas, tidak ada penempatan. Setelah lunas, habis itu,seminar di gedung BK3S, habis itu terus langsung kita tempatkan kerja ke eksternal yaitu Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS)," tambahnya. (SA)

Perusak Hutan Lubuk Besar Jadi Tersangka
BPJS Kesehatan Terapkan Kebijakan Virus Corona