Rusak Rumah Mertua, Andre Naga Saputra Disidang

Rusak Rumah Mertua, Andre Naga Saputra Disidang

Potretkota.com - Karena rusak rumah mertua, Andre Naga Saputra asal Sidoarjo jadi pesakitan di ruang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (24/4/2018). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Karmawan dari Kejari Surabaya yang menyidangkan kasus ini mendakwa terdakwa dengan Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang Penghancuran atau Perusakan Barang, dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

"Terdakwa Andre Naga Saputra, pada hari Jumat tanggal 10 Nopember 2017 bertempat di Jln Darmahusada Indah Tengah III / C-96 Surabaya, melakukan pengerusakan dengan cara menggedor-gedor pintu jendela rumah (Go Ling Ling) hingga pecah," kata Jaksa Karmawan.

Setelah dakwaan dibacakan, majelis hakim yang diketuai oleh Hariyanto menyarankan agar tim lawyer terdakwa segera membuat dan mengajukan eksepsinya. "Begini saudara terdakwa, kuasa hukum kamu suruh ajukan eksepsi, untuk menanggapi dakwaan Jaksa. Nanti kami bisa pertimbangkan," kata hakim pada terdakwa, dengan spontan langsung diamini oleh kuasa hukumnya.

Informasi dari ibu Andre, terdakwa mendatangi rumah mertua Go Ling Ling, hanya untuk mencari istrinya. "Anak saya saat itu mencari istrinya yang disembunyikan oleh mertuanya. Karena sebelumnya ketika anak saya pulang kerja melihat rumah kosong (istri dan anak tidak ada)," paparnya.

Menurut Ibu Andre, persoalan ini sudah diselesaikan secara keluargaan. "Ini lho masalah keluarga, sama istrinya sendiri. Seharusnya engga sampai ada disini (PN Surabaya), dan sebelumnya sudah ada pernyataan damai dikepolisian," dalihnya meminta agar sidang ini tidak diberitakan.

Untuk diketahui, dalam perkara No 1077/Pid.B/2018/PN SBY, Andre Naga Saputra saat itu mendatangi rumah korban Go Ling Ling, di Darmahusada Indah Tengah III / C-96. Disana, terdakwa hanya ditemui Katmini dan Munasri. Keduanya meapor jika Andre Naga Saputra sudah berada dihalaman rumah korban.

Saat itu, Andre Naga Saputra berteriak minta dibukakan pintu. Namun karena tidak dibuka, terdakwa lalu lalu memanjat dan melompat pagar dalam kondisi digembok. Terdakwa yang tersulut emosi seketika memadamkan listrik dengan menurunkan limit meteran listrik yang ada diteras sebanyak 2 kali.

Tidak puas memainkan aliran listrik, terdakwa Andre Naga Saputra lalu menggedor kaca jendela dengan sangat keras hinga pecah dan rusak. (Ri)

Modal Bismillah, Kyai Palsu Tipu Pengusaha
ISSI Surabaya Targetkan 3 Medali Emas di Porprov VI