Satlantas Polrestabes Surabaya Berlakukan Lagi Tilang Manual
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman saat memeriksa seorang diduga pelanggar lalu lintas.

Gangguan Kamtibmas Meningkat

Satlantas Polrestabes Surabaya Berlakukan Lagi Tilang Manual

Potretkota.com – Setelah beberapa bulan yang lalu, yakni pada tanggal Oktober 2022 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo menginstruksikan jajaran lalu lintas untuk tidak melakukan Tindakan Langsung (Tilang) secara manual melalui telegramnya yang bernomor ST/2264/HUM.3.4.5/2022, tampaknya instruksi tesebut tidak efektif untuk mengurangi angka pelanggaran.

Bukan tanpa sebab, instruksi yang dilayangkan Kapolri dirasa kurang tepat karena sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) belum sepenuhnya merata diberbagai daerah. Terutama di kota-kota besar seperti Surabaya, yang nyata-nyata tidak setiap sudut jalan terpasang kamera CCTV, sehingga pelanggaran lalu lintas tidak semua teridentifikasi oleh CCTV.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, mengingat sejumlah pertimbangan yang telah dievaluasi, pihaknya saat ini tengah bersiap untuk kembali menggelar razia dengan diawali ‘Operasi Semeru 2023’ yang akan dimulai pada bulan Februari mendatang. Akan tetapi, gelar razia ini pun juga tidak dengan meninggalkan sistem ETLE.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan di antaranya, pemilik dan pengendara kendaraan bermotor, sejak ditiadakan Tilang manual banyak yang melakukan akal-akalan termasuk pula dengan nekat mengganti plat nomor kendaraan miliknya. Tidak sedikit pula yang nekat berkendara dengan tidak mengenakan perlengkapan seperti helm atau tidak memasang sabuk pengaman.

“Karena berdasarkan evaluasi dan audiensi soal ETLE di lingkup kepolisian, ditemui fenomena masyarakat yang cenderung mengakali sistem ETLE, agar tidak teridentifikasi,” kata Arif sebagaimana dilansir Radio Suara Surabaya, Senin (30/1/2023) malam.

“Kalau roda empat kebanyakan (yang melanggar) mobilnya yang terekam melakukan pelanggaran Avanza, tapi pas kami crosscheck Nopol (nomor polisi)-nya ternyata milik mobil jenis sedan,” sambung Arif.

Sementara sehari sebelumnya, yakni pada Minggu (29/01/2023), dalam unggahan akun Instagram Polantas Surabaya, tampak Arif memimpin langsung jalannya patroli skala besar di wilayah Kertajaya, Surabaya. Hal dilakukan mengingat banyaknya laporan yang diterima, di mana lokasi tersebut kerap digunakan sebagai ajang balap liar di waktu tengah malam.

“Langsung dari Jalan Raya Manyar Kertajaya dilaporkan bahwa saat ini kondisi arus Lalin (Lalu Lintas) dari Jalan Raya Manyar Kertajaya sangat kondusif, mengingat kita melaksanakan kegiatan patroli skala besar preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas maupun kejahatan,” ujar Arif di sela-sela gelar patroli skala besar.

Mantan Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Jatim ini, mengimbau masyarakat khususnya pengguna jalan agar memperhatikan keamanan dan keselamatan. Arif juga mengingatkan supaya pengendara khususnya roda tidak melakukan tindakan anarkis dan tidak kebut-kebutan di jalan. Ia menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas siapa saja yang nekat melakukan pelanggaran. (ASB)

Diskusi Publik PMN Jatim Kaji Kepemimpinan Ganjar
Kiyai Muda Dukung Ganjar Gelar Khitan Massal