Serikat Pekerja Bank Danamon Protes Ketua dan Sekjen Dikriminalisasi

Serikat Pekerja Bank Danamon Protes Ketua dan Sekjen Dikriminalisasi

Potretkota.com - Di kantor Kontras Surabaya, Aliansi Perjuangan Buruh Jawa Timur (APBJ) melakukan Diskusi dan Pernyataan Sikap keberatan atas kriminalisasi terhadap Ketua dan Sekjend Serikat Pekerja (SP) Bank Danamon yang dilakukan oleh aparat kepolisian, Jumat (8/12/2017).

Afik Irwanto selaku koordinator Kontras, ditetapkan tersangka dan ditahannya Ketua Umum Muhammad Afif dan Sekjen SP Abdoel Moedjib, oleh Diskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (6/12/2017) mestinya tidak perlu terjadi.

"Yang menjadi pertanyaan kami Locus Delicti (lokasi kejadian) di Jawa Timur, kok pemeriksaan dan penahan dilakukan oleh Polda Metro Jaya....?, kuat diduga adanya upaya pemaksaan atau pesanan", kata Afik Irwanto kepada Potretkota.com di kantor Kontras.

Menurutnya, dengan tuduhan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo Pasal 16 UU RI No. 40 Tahun 2008. "Ini merupakan preseden buruk untuk demokrasi dan kebebasan mengeluarkan pendapat," terang Afik Irwanto.

Ditempat yang sama, Ketua DPW SP Danamon Jatim Dennis Semar menambahkan apa yang meninpa pengurus merupakan bentuk usaha Pemberangusan Serikat Pekerja (Union Busting) yang dilakukan oleh manajemen Bank Danamon merupakan bentuk Intimigasi kepada pengurus Serikat. "Kami bersama APBJ menuntut untuk segera mencabut status tersangka terhadap Abdoel Moedjib dan Muhammad Afif serta membebaskan keduanya," tegassnya.

Adapun tuntutan yang disampaikan, yakni meminta agar Kapolri agar segera mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya terkait penenetapan dan penahanan terhadap Pengurus SP Danamon. Kompolnas agar segera memeriksa terhadap penyidik Polda Metro Jaya. Pengawas provinsi Jawa Timur agar segera mengeluarkan nota penetapan terkait adanya dugaan pelanggaran Union Busting yang dilakukan oleh pihak Manajemen Bank Danamon. Manajemen Bank Danamon segera memenuhi hak- hak pekerja.

"APBJ dan SP Danamon Akan tetap mengawal kasus ini dan apabila tututan kami tidak terpenuhi kami akan membolikot seluruh Bank Danamon di se-Indonesia," pungkas Dennis Semar.

Untuk diketahui kasus ini berawal dari adanya pelanggaran norma ketenagakerjaan yang dilakukan oleh Bank Danamon diantaranya PHK sepihak, PKWT, upah lembur loyalitas. Pihak SP sudah melakukan upaya perundingan bipartit namun pihak manajemen tidak ada itikad baik justru melakukan serangan balik terhadap Pengurus.

Sementara, pihak managemen Bank Danamon belum dapat diklarifikasi kebenarannya. (Tok)

Kirab Pemuda Nusantara Berakhir di Blitar
Densus 88 Tangkap Guru Ngaji Ampel