Terdakwa Punya Assessment BNN Dituntut 4 Tahun

Terdakwa Punya Assessment BNN Dituntut 4 Tahun

Potretkota.com - Achmad Sukron dan Asda alias Ale yang nyabu di atas Perahu Layar Motor (PLM) Adila, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sulfikar dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya dituntut 4 tahun penjara.

JPU menilai, terdakwa tetap saja melanggar Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Menuntut kedua terdakwa pidana penjara selama 4 tahun," katanya diruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (9/9/2020).

Mendapati hal tersebut, Asda Reynaldi pengacara terdakwa protes. Karena terdakwa memiliki surat Assessment dari BNN (Badan Narkotika Nasional). "Tututan yang diajukan JPU agak aneh. Karena berdasarkan surat edara MA, untuk penguna harusnya direhabilitasi bukannya dipenjara," keluhnya.

Untuk diketahui, berdasarkan surat dakwaan kedua terdakwa ditangkap petugas saat nyabu di atas PLM Adila yang bersandar di Pelabuhan Kalimas Surabaya, 30 Mei 2020 lalu. Atas perbuatannya JPU mendakwa dengan Pasal 114 jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Tio)

Proyek Mitratel Disoal Warga Tanah Merah
Pekerjaan Labuan Bajo Target Selesai Desember 2020