potretkota@gmail.com 0812345678

Potretkota.com - Buntut tertangkapnya Fathorrachman anggota DPRD Komisi D Bangkalan, yang berjudi di salah satu room VIP Broadway Pub Jl Mayjend Sungkono Surabaya jadi perhatian khusus Partai Hanura. Ketua Hanura Jatim Kelana Aprilianto, pada Potretkota.com mengaku akan mengkonsutasikan kepada DPP dan Mahkamah Konstitusi. “Untuk lebih lanjut kami akan lakukan tindakan sesuai ADART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) Partai Hanura,” katana, Jumat (19/10/2018). Jika terbukti,...

Potretkota.com - Reindy Maretha bin Djadjag Lawanto, pemilik sabu berat 0,458 gram dan 3 butir ineks (ekstasi), oleh Jaksa Darwis, SH hanya dituntut 1 tahun penjara. Tak heran, jika Ketua Majelis Hakim Maxi Sigarlaki saat itu juga memberikan putusan 10 bulan penjara, Rabu (10/10/2018) kemarin, di Ruang Sari 2 Pengadian Negeri (PN) Surabaya. Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menilai, jika terdakwa Reindy Maretha hanya melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009...

Potretkota.com - Nama wakil rakyat kembali tercoreng oleh ulah oknum. Tidak lain Aba Iyut, sapaan akrab Fathorrachman anggota Komisi D, DPRD Bangkalan, Madura dari Partai Hanura. Anggota DPRD Bangkalan Dapil 4 ini ditangkap Sat Reskrim Polrestabes Surabaya saat main judi domino di salah satu room VIP Broadway Pub Jl Mayjend Sungkono, bersama bos Rasa Sayang group, Heri Kuncoro warga warga Jl Jajar Tunggal Surabaya. Selain itu, Kepala Desa inisial SAM warga Desa Kelbung, Sepoloh, Bangkalan,...

Potretkota.com - Tineke Vita Agustine Riany, terdakwa kasus penggelapan oleh Ketua Mejelis Hakim Anne Rusiana hanya dijatuhi hukuman 15 hari. Meski diputus ringan, terdakwa melalui kuasa hukumnya Jhon Redo protes. “Saya sebagai pembela terdakwa (Tineke Vita Agustine Riany) belum puas, karena sangat jelas klien saya tidak ada kaitan dengan urusan Henky dan Alex. Tapi saya tetap menghormati putusan majelis hakim,” jelas Jhon Redo, di di Ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,...

Potretkota.com - Murni Rahayu, terlihat murung dan wajah menunduk setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU), Irene Ulfa membacakan tuntutannya. Perempuan 24 tahun ini tak bisa berbuat apa-apa setelah JPU asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, menuntutnya dengan hukuman 5 tahun penjara, denda Rp 60 juta subsider 6 bulan penjara. Menurut Irene, tuntutan terhadap Murni Rahayu sangatlah ringan. Karena, selama persidangan terdakwa sopan dan mengakui kesalahannya. Selain itu, terdakwa juga...

Top