Jaksa Tuntut 7 Tahun, Hakim Bebaskan Terdakwa Narkoba

 

Potretkota.com – Sahruji (25) terdakwa narkoba warga bertempat tinggal di Jalan Bulak Banteng XII Surabaya, langsung bersujud didepan meja hakim lantaran, Ketua Majelis Hakim Hariyanto membebaskan segala tuntutan hukum, Senin (5/6/2017) di ruang sidang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

“Dia (terdakwa Sahruji) terbukti tidak bersalah. Karena waktu penggrebekan didalam, Sahruji ada diluar yang hendak masuk ruang Karaoke, dia pun tidak tahu apa-apa dan juga tidak terbukti bawa (extasi),” katanya, Rabu (7/5/2017) diruangan kerjanya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Didik Yudha Aribisono dari Kejari Tanjung Perak Surabaya, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan 7 tahun penjara mengaku tidak terima dengan putusan hakim, dan akan tetap upaya hukum Kasasi.

“Berdasarkan saksi Priyanto (berkas terpisah) terdakwa Sahruji juga bawa 2 butir Extasi. Karena ada pemeriksaan, terdakwa langsung menyembunyikan extasi tersebut di sofa. Sedangkan Priyanto 3 butir extasi. Priyanto dan Sahruji, waktu penggeledahan ada di dalam Room Karaoke,” tegasnya.

Untuk diketahui dalam dakwaan, mendapat informasi ada transaksi narkoba di Room No 8 Karaoke Pop City Jalan Kenjeran Surabaya, Anggota Reskoba Polrestabes Surabaya lalu menuju lokasi. Didalam ruangan, saat itu terdapat 6 orang. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan disela-sela sofa 2 butir ekstasi logo R, berat netto 0,567 gram. Saat diintrogasi, Sahruji mengaku barang tersebut miliknya. Sedangkan Priyanto kedapatan membawa 3 butir extasi.

Akibat Perbuatan terdakwa, terdakwa didakwa dalam Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (SA)

Share This :
Facebook Twitter Google Plus WhatsApp

Related posts