Aktor Korupsi PKIS Sekar Tanjung Dituntut 9 Tahun

Aktor Korupsi PKIS Sekar Tanjung Dituntut 9 Tahun

Potretkota.com - Para terdakwa korupsi koperasi susu di Kabupaten Pasuruan, yaitu Koesnan, Riang Kulup Prayuda dan Wibisono Nyoto oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dimas Rangga Ahimsa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil Kabupaten Pasuruan, dituntut berbeda, Kamis (16/12/2021).

Untuk Koesnan, Ketua Pusat Koperasi Industri Susu (PKIS) Sekar Tanjung yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan dituntut 9 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan. Terdakwa juga diharus mengganti biaya Rp 5,8 miliar subsider 4 tahun 6 bulan penjara.

"Alasaanya, Koesnan merupakan aktor korupsi ini. Terdakwa juga mendapatkan Rp 2 miliar yang masuk rekening pribadi," kata JPU Dimas Rangga Ahimsa saat sidang berlangsung.

Mantan Wakil Bupati Pasuruan Riang Kulup Prayuda menjabat sekretaris PKIS Sekar Tanjung sendiri, dituntut 4 tahun 6 bulan. Denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara. Terdakwa juga diharuskan mengganti biaya Rp 3,8 miliar subsider 2 tahun 3 bulan penjara.

"Terdakwa sebagai pengurus memang tidak menikmati hasil kejahatannya. Tapi dia mendapat manfaatnya, seperti gaji dan sebagainya juga harus bertanggung jawab atas perbuatannya," tambah JPU Dimas Rangga Ahimsa.

Sedangkan, terdakwa Wibisono Nyoto Direktur CV Noerwy Steel Enginering dituntut pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan. Terdakwa juga harus mengganti Rp 5,7 miliar subsider 3 tahun 6 bulan penjara.

"Kalau Wibisono Nyoto sendiri telah menikmati hasil pengadaan Rp 22 miliar. Terdakwa juga mendapatkan keuntungan pribadi Rp 600 juta," pungkas JPU Dimas Rangga Ahimsa.

JPU Dimas Rangga Ahimsa menilai, tuntutan ini sudah sesuai dengan Pasal 2 ayat 1 Undangan-undang Tindak Pidana Korupsi.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil, Kabupaten Pasuruan telah menetapkan tiga orang tersangka terlibat kasus dugaan korupsi Pusat Koprasi Industri Susu (PKIS) Sekar Tanjung senilai Rp 25 miliar. Uang sebanyak itu, disebut-sebut dipakai ketiga terdakwa untuk memperkaya diri sendiri. (Hyu)

Hakim Nyatakan Kuseri dan Solakhuddin Bersalah
Panitia Dapat Jatah Bulanan Pungli PTSL Warujayeng