Anggota DPRD Akui Gelar Acara Nikah Saat Pandemi

Anggota DPRD Akui Gelar Acara Nikah Saat Pandemi

Potretkota.com - Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Akhmad Mujangki akhirnya angkat bicara soal potongan vidio pernikahanya viral di media sosial. Ini setelah vidionya tersebar dikalangan masyarakat tempo kemarin, mengingat Covid-19 belum usai. Dalam acara itu digelar di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

"Bahwa acara hajatan itu atas inisiatif ayah dan tidak mengundang banyak orang, hanya keluarga serta kolega terdekat. Mengingat kita semua sedang fokus penanganan Covid-19," kata Akhmad Mujangki pada Pewarta, Senin (29/8/2021).

Disamping itu, dalam pikiran orang tuanya daerah Kecamatan Puspo masuk zona hijau. "Sehingga orang tua saya memberanikan diri menggelar acara menggunakan fasilitas peralatan pernikahan, sound system music, lampu hias dan tanpa mendirikan panggung orkes. Itupun sebelum mengelar acara hajatan, orang tua sudah ijin ke Gugus Tugas Kecamatan setempat," imbuh Akhmad Mujangki.

Tidak hanya itu, di acara pernikahan keluarga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan jaga jarak, menyediakan 3000 masker, tempat cuci tangan, alat tes suhu, menyediakan ruang khusus makan batas minimal 10 orang dan membatasi tamu yang datang.

Namun sayang, berlangsungnya waktu acara tak terduga banyak orang atau anak-anak muda tak diundang datang berjoged di depan sound system. Sekalipun sering kita peringatkan agar membubarkan diri biar tidak berkerumun tetapi tetap bandel. Dan akhirnya pesta acara hajatan dibubarkan oleh petugas.

"Dari peristiwa itu, sekali lagi saya dan keluarga mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Sebab acara pernikahan saya sempat tertunda selama 2 tahun, dikarenakan dampak Covid-19 yang tak kunjung selsai," tutup Akhmad Mujangki. (Mat)

Kejaksaan Usut Dana Korupsi Rp 25 M ke PT NSE
Anggota Arogan, Kasatpol PP Surabaya Minta Maaf