Anggota Partai Hanura Berjudi Terancam PAW

Kelana Aprilianto: Sudah Sesuai ADART

Anggota Partai Hanura Berjudi Terancam PAW

Potretkota.com - Buntut tertangkapnya Fathorrachman anggota DPRD Komisi D Bangkalan, yang berjudi di salah satu room VIP Broadway Pub Jl Mayjend Sungkono Surabaya jadi perhatian khusus Partai Hanura.

Ketua Hanura Jatim Kelana Aprilianto, pada Potretkota.com mengaku akan mengkonsutasikan kepada DPP dan Mahkamah Konstitusi. “Untuk lebih lanjut kami akan lakukan tindakan sesuai ADART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) Partai Hanura,” katanya, Jumat (19/10/2018).

Jika terbukti, Anggota DPRD Bangkalan Dapil 4 Partai Hanura ini terancam Pergantian Antar Waktu (PAW). “Kalau perlu sampai PAW. Karena (perbuatan Fathorrachman) telah mencoreng nama dan kehormatan Partai,” tegas Kelana.

Seperti diketahui, Kamis (18/10/2018) dini hari, Fathorrachman anggota DPRD Komisi D Bangkalan dari Partai Hanura ditangkap Polrestabes Surabaya bersama bos Rasa Sayang Group, Heri Kuncoro. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Desa berinisial SAM warga Desa Kelbung, Sepoloh, Bangkalan.

Dalam penangkapan, polisi membawa barang bukti uang Rp 79 Juta, 17 kartu domino serta sebilah pisau penghabisan. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan saat jumpa pers mengatakan, sebanyak 16 orang yang diamankan, tapi 3 orang saja menjadi tersangka, lainnya penonton.

"Kami dapati peristiwa pidana perjudian. Dari belasan orang yang diamankan, tiga di antaranya kami tetapkan sebagai tersangka. Yaitu satu orang bandar dan dua orang pemain," kata Rudi. (Tio)

Jaksa Darwis Rehabilitasi Residivis Sabu dan Ineks
Satu Keluarga Tewas Diseruduk Kereta Api Tanjung