Bus Tabrak Rumah Warga 4 Meninggal
Proses evakuasi korban kecelakaan bus di Panjalu.

Polisi Buru Sopir Kabur

Bus Tabrak Rumah Warga 4 Meninggal

Potretkota.com – Tragedi memilukan kembali terjadi. Setelah sebelumnya bus PO Ardiansyah membawa rombongan wisata di Jawa Timur mengalami kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto Km712 yang menewaskan 14 orang penumpang, kali ini petaka yang membuat nyawa orang melayang terjadi di tanjakan Pari Panjalu, Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu petang, (21/05/2022).

Bus PO Pandawa dengan nomor DK 7307 WA yang membawa 47 orang rombongan ziarah mengalami kecelakaan dan menwaskan 4 orang penumpang. Dalam kecelakaan ini, juga tercatat sebanyak 38 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan berat, serta 5 lainnya selamat. Dugaan sementara, bus mengalami rem blong dan kehilangan kendali hingga akhirnya mengalami kecelakaan.

Insiden maut ini berawal ketika bus pariwisata melaju dari arah Panjalu. Saat melintas di jalan menurun, bus hilang kendali dan menabrak Mitsubishi Fuso Microbus yang ada di pinggir jalan, lalu menabrak Suzuki Karimun sehingga bus oleng ke kanan dan menabrak Suzuki Carry Futura Box, 2 motor Vega dan Beat. Laju bus terhenti ketika menabrak rumah warga.

Untuk saat ini 16 orang korban dirawat di Puskesmas Payungsari, dan 22 korban dirawat di Puskesmas Panjalu. Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Sinto Shilitonga mengatakan, sopir bus rombongan ziarah yang terlibat kecelakaan, telah melarikan diri setelah sempat dibawa kerumah sakit. “Supir bus AN (Atas Nama) Ipayudin alias Ipay, status melarikan diri,” kata Shinto, Minggu, (22/05/2022).

Untuk mempercepat pencarian supir bus tersebut, kepolisian Polda Banten telah berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian Polres Ciamis untuk bersama-sama memburu supir bus atas nama Ipay. “Kami sudah diskusi dengan Kapolres Ciamis, permintaan untuk bantuan penangkapan bila yang bersangkutan ada di wilayah Banten akan dilayangkan segera ke Polda Banten,” jelas Sinto.

“Tentu saja demi kepentingan penyidikan, Polda Banten akan memberikan bantuan baik informasi maupun penindakan terhadap sopir laka maut tersebut bila berada di Wilkum (Wilayah Hukum) Banten,” imbuhnya.

Shinto mengungkapkan, sesuai info dari Kades Sukamulya, keberangkatan rombongan ziarah tidak ada pemberitahuan kepada perangkat desa. Sebanyak 118 peserta dalam rombongan tersebut berangkat dari Pasar Caplak Desa Kali Asih, pada Sabtu (21/05/2022) pukul 00.00 WIB dengan menggunakan 2 unit bus dari PO Komara dan PO Pandawa.

“Ada 4 korban MD yang saat ini ada di RSUD Ciamis yaitu Ibu Hj Sri Mulyani (45), warga Sukamulya, Tangerang, dua korban dari Payungsari Bapak Feri, Ibu Enok dan Ibu Omah dari Pagerageng,” tukas Shinto. (Ibnu)

Lagi, Teror Panah Terhadap Warga Kembali Terjadi
Menyoal Izin Dok dan Galangan Kapal PT DSM