Caleg Incumbent PAN Surabaya Disorot

Caleg Incumbent PAN Surabaya Disorot

Potretkota.com - Ada dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh salah satu Calon Legislatif (Caleg) Incumbent Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya disorot Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Hal itu diungkapkan oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Gunung Anyar, Agus Turcham. Salah satu Caleg dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad Arsyad diduga melakukan kampanye di tempat ibadah.

Mohammad Arsyad diduga melakukan pelanggaran Kampanye saat mengisi acara di Masjid Al Wahyu, Jl. Rungkut Menanggal Harapan Blok Z, pada hari Senin 5 November 2018, Malam. Menurut, Agus, temuan tersebut berdasarkan apa yang dilakukan incumbent dalam melaksanakan acara.

Untuk itu, Agus mengatakan, akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dikonfirmasi lebih lanjut. "Semuanya akan diundang. Baik dari pihak pak Arsyad dan pengurus Masjid. Itu untuk mencari kebenarannya," terangnya.

Terkait dengan dugaan tersebut, pihak Panwascam setempat masih mempelajari acara Mohammad Arsyad. Karena menurutnya, tidak bisa menjustifikasi langsung ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan Calon. Akan tetapi, apabila ada unsur yang memenuhi bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran, tentu pihaknya akan melaporkannya ke Bawaslu Kota Surabaya.

Adapun unsur yang terkait adanya pelanggaran atau tidak, Agus menyebutkan. Pertama, apakah kegiatan yang dilakukan calon itu terindikasi menggunakan dana Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD). Kedua, apabila kegiatan kampanye dilakukan di tempat peribadatan. Kedua unsur itu, tambahnya, sudah ditentukan dalam pasal 280 ayat 1 h. Yang mana, bahwa tidak boleh menggunakan Fasilitas Pemerintah, Tempat Ibadah, dan Pendidikan.

"Bila menemukan ada unsur yang bersangkutan menggunakan dana APBD 2018 dan menggunakan tempat ibadah, akan kita laporkan Bawaslu Kota Surabaya," kata Agus pada Potretkota.com.

Sementara, saat Potretkota.com mencari kebenaran akan kegiatan anggota Dewan dari Komisi B di Masjid Al Wahyu. Ternyata menurut salah satu petugas kebersihan Masjid, Choirul, memang ada kegiatan yang dihadiri Mohammad Arsyad. "Betul, memang tadi malam ada M. Arsyad di sini. Namun, siapa saja yang hadir, saya tidak tahu," ungkapnya.

Sedangkan, untuk Mohammad Arsyad tidak berhasil ditemui di Komisi B karena yang bersangkutan berada pada masa reses. (Qin)

Sengketa Peradin Berkelanjutan?
Penadah Mobil Kreditan Nyambi Jual Sabu